PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengungkapkan upaya Pemko Pekanbaru dalam membranding Kue Talam Durian sebagai oleh-oleh khas Kota Pekanbaru berhasil.
Meskipun dalam pelaksanaan pemecahan rekor MURI Kue Talam Durian Sepanjang 1 Kilometer lalu ada beberapa hal yang menjadi catatan yang ramai diperbincangkan oleh masyarakat, namun itu membuktikan bahwa pelaksanaan Pesta Talam Durian beberapa waktu lalu itu berhasil.
''Bahkan, sampai hari ini, suasana pemecahan rekor Kue Talam Durian Terpanjang yang kita laksanakan masih menjadi pembicaraan di tengah masyarakat, dan itu membuktikan kalau branding untuk Kue Talam Durian berhasil,'' kata dia.
Dikatakan Agung, dia juga membawa tak kurang dari 2.000 kotak Talam Durian pada pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke-44 di Telukkuantan beberapa waktu lalu. Hanya dalam hitungan kurang dari 2 jam, seluruhnya habis.
Banyak masyarakat yang hadir pada gelaran MTQ itu meminta, namun dikarenakan jumlahnya terbatas, tidak semuanya kebagian.
Bahkan, lanjut dia, sejumlah ibu-ibu di Kuansing, meminta langsung kepada dirinya agar mereka diajarkan untuk cara mengolah Talam Durian khas Pekanbaru ini. Yang menandakan, Talam Durian itu sudah menjadi pembicaraan khalayak.
Dia tidak menafikan memang ada kendala pada pelaksanaan pemecahan rekor MURI saat itu, tapi dia berharap dengan pengalaman yang ada, ke depannya pelaksanaannya bisa lebih baik lagi.
Kue Talam Durian sendiri semenjak mulai diperkenalkan sebagai oleh-oleh khas Kota Pekanbaru terus menjadi perhatian publik. Bahkan, di sejumlah gerai-gerai penjualan yang tersedia, pengelola nyaris selalu kehabisan stok.
Riausky sendiri sempat beberapa kali menyampiri pusat penjualan Kue Talam Durian di Pekanbaru, dan seluruhnya memastikan tingkat penjualan mereka membeludag.(R04)