Persaingan Perebutan 6 Super Tiket Audisi PB Djarum 2026 di Pekanbaru Semakin Sengit

Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:15:27 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Persaingan memperebutkan 6 Super Tiket dari jalur kompetisi di Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru yang bergulir di GOR Angkasa, Sabtu (11/7/2026) semakin sengit dan sarat emosi.

Hanya tersisa 12 atlet putra yang masih harus berjuang di babak semifinal dan 6 atlet putri di babak final baik dari U-11, KU-11, KU-12. Selain jalur kompetisi, peserta juga masih berpeluang meraih Super Tiket melalui jalur pilihan Tim Pencari Bakat.

Tim Pencari Bakat PB Djarum, Yuni Kartika menyatakan bahwa antusiasme tinggi dalam Audisi Umum PB Djarum menunjukkan bahwa ekosistem bulutangkis di luar Pulau Jawa, dalam hal ini Sumatera tetap hidup dan berkembang.

Baginya, fakta bahwa bibit-bibit muda terus bermunculan dari berbagai daerah adalah sinyal positif bagi masa depan bulutangkis Indonesia. Meskipun audisi di wilayah lain Indonesia sempat jeda beberapa tahun, potensi yang ada di daerah tetap menjadi incaran utama bagi PB Djarum untuk memastikan regenerasi atlet nasional tidak terputus.

"Kami cukup gembira melihat ekosistem bulutangkis masih tetap berjalan dengan baik di luar Jawa. Poin utamanya adalah bagaimana potensi-potensi yang ada di daerah tetap menjadi incaran bagi kami. Ini sangat positif bagi bulutangkis Indonesia karena menunjukkan bahwa semangat melahirkan atlet baru tidak pernah padam meski audisi di pulau-pulau lain seperti Sumatera dan Sulawesi sempat terhenti dalam beberapa tahun terakhir,” kata Yuni.

Dalam memantau talenta putri yang masuk ke babak semifinal, peraih medali perak di Asian Games 1994 di Hiroshima itu mencatat bahwa secara mayoritas masih banyak aspek dasar yang perlu diperbaiki.

Namun, ia memberikan apresiasi kepada beberapa klub di luar Jawa yang telah memiliki standar pelatihan dasar yang benar. Standarisasi ini sangat penting karena memudahkan proses pembinaan lanjutan saat atlet masuk ke PB Djarum. Yuni menekankan tiga aspek utama untuk mendeteksi bakat istimewa saat mengambil keputusan seperti di Audisi Umum PB Djarum 2026 - Pekanbaru.

"Untuk kategori putri, saya melihat ada tiga hal yang membuat seorang anak terlihat istimewa, yaitu footwork yang efektif, bakat membidik titik pukul yang pas, serta kemandirian karakter di lapangan. Kami mencari anak yang tidak terus-menerus menengok ke pelatihnya, tapi tahu kapan dia salah dan tahu hal yang harus dilakukan saat menghadapi lawan yang lebih besar atau lebih kecil. Karakter atau kemandirian seperti ini sangat kami nilai,” jelasnya.

Salah satu talenta muda yang mampu menunjukkan determinasi dalam setiap penampilannya di Audisi Umum PB Djarum 2026 - Pekanbaru adalah Ray Ethan Jourell asal Jambi. Peserta berusia sembilan tahun ini bersaing di kategori U-11 putra dan sempat dihadapkan dengan situasi emosional karena harus menghadapi adik kandungnya sendiri di babak 16 besar dan menang 21-8, 26-24.

Setelah momen tersebut, Ray kembali bisa menampilkan performa impresif di babak perempat final Audisi Umum PB Djarum - Pekanbaru. Meladeni lawan asal PB Semen Padang, Azka Putra Kesuma, ia kembali menuntaskan pertandingan dua gim langsung 21-18, 21-9. Mencapai semifinal, membuat langkah atlet binaan PB Speed, Jambi ini semakin percaya diri dengan target utamanya yakni meraih Super Tiket.

Terkini