Wamen Komdigi Nezar Patria: Marwah dan Tuah Jadi Spirit Pembangunan Riau di Era Modern

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:27:36 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola potensi tersebut secara berkelanjutan. Di tengah upaya pemerintah mendorong hilirisasi nasional, daerah-daerah yang memiliki kekayaan alam strategis dituntut mampu memperkuat kualitas manusianya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) sekaligus Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) KAGAMA, Nezar Patria, saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) KAGAMA Riau Masa Bakti 2026-2031. Menurutnya, Riau memiliki posisi yang sangat strategis, baik dari sisi budaya maupun perekonomian nasional.

Ia mengatakan Riau merupakan salah satu daerah yang memiliki peran penting dalam khazanah budaya Melayu sekaligus menjadi penopang ekonomi Indonesia. Potensi tersebut didukung oleh kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari perkebunan sawit, kelapa, hingga sektor minyak dan gas bumi.

"Riau tentu saja merupakan wilayah yang sangat penting, baik dalam khazanah kebudayaan Melayu, maupun secara lanskap sosial dan ekonomi nasional. Berdasarkan data, terdapat sekitar 3,8 juta hektar lahan sawit di sini, yang menyumbang sekitar 20% dari total produksi sawit nasional. Belum lagi komoditas kelapa, serta sumber daya alam sektor migas di mana Riau memegang cadangan yang cukup besar," ujarnya di Pekanbaru, Sabtu (18/07/2026).

Ia menjelaskan selama ini minyak bumi dan kelapa sawit menjadi tulang punggung perekonomian Riau. Namun, seiring arah kebijakan nasional yang berfokus pada hilirisasi, komoditas sawit akan memiliki nilai strategis yang semakin besar.

Menurut Nezar, pemerintah saat ini tengah mempercepat pengembangan industri hilir berbasis sawit agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Salah satu fokusnya ialah pemanfaatan sawit sebagai sumber energi terbarukan melalui peningkatan campuran biodiesel.

"Minyak bumi dan sawit selama ini menjadi tumpuan. Terkait sawit, komoditas ini menjadi kian krusial karena pemerintah sedang gencar menjalankan program hilirisasi nasional. Kita sedang mendorong bagaimana produk turunan sawit bisa menjadi sumber energi masa depan, seperti program campuran B50 dan sebagainya," jelasnya.

Ia menilai arah kebijakan tersebut menjadikan posisi Riau semakin penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu mengambil bagian agar potensi tersebut mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya.

Nezar menegaskan, KAGAMA memiliki tanggung jawab besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Baik yang berkiprah di pemerintahan, dunia usaha, maupun sektor lainnya, seluruh alumni diharapkan mampu menghadirkan solusi dan inovasi bagi kemajuan Riau.

"Hal ini otomatis membuat posisi strategis Riau menjadi semakin penting di kancah nasional. Di sinilah peran alumni KAGAMA diuji, baik yang berada di pemerintahan maupun sektor swasta," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wamen Komdigi Nezar mengingatkan bahwa kemajuan Riau tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam yang dimiliki. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya Melayu.

"Saya sangat percaya bahwa masa depan Riau tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah, melainkan oleh kualitas manusianya dalam menjaga Marwah dan Tuah. Dalam kehidupan modern, kearifan lokal Marwah dan Tuah ini merepresentasikan integritas dan reputasi. Integritas adalah marwah kita, sedangkan reputasi adalah tuah kita," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar KAGAMA, untuk menjaga integritas sebagai fondasi utama pembangunan. Ia meyakini, dengan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, Riau akan mampu menjadi provinsi yang tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga dihormati karena kualitas manusianya.

"Sehingga sangat penting bagi kita semua untuk menjaga integritas dan marwah ini demi mendongkrak performa Riau sebagai provinsi yang tidak hanya kaya alamnya, tetapi juga unggul manusianya," pungkasnya.

Terkini