Kakankemenag Pekanbaru Resmikan Program Zero Sampah di MTsN 2 Pekanbaru

Ahad, 02 Agustus 2026 | 07:33:51 WIB

PEKANBARU (RIAUSKYCOM)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, meresmikan Program Zero Sampah sekaligus melepas peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Pekanbaru yang akan mengikuti Jambore Nasional XIII. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman MTsN 2 Pekanbaru, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan dihadiri Kepala MTsN 2 Pekanbaru, Safridah, Kepala Tata Usaha Indra Al Gazi, dewan guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta orang tua siswa.

Dalam arahannya, Syahrul Mauludi mengapresiasi komitmen MTsN 2 Pekanbaru yang terus menghadirkan inovasi dalam mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman melalui Program Zero Sampah.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan implementasi nilai-nilai ajaran agama yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Program Zero Sampah diharapkan menjadi gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan oleh seluruh warga madrasah.

"Madrasah harus menjadi teladan dalam membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Program Zero Sampah ini tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam. Inilah bagian dari implementasi Kemenag Berdampak," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Syahrul Mauludi juga melepas peserta didik MTsN 2 Pekanbaru yang akan mengikuti Jambore Nasional XIII. Ia berpesan agar para peserta menjaga nama baik madrasah, Kota Pekanbaru, dan Provinsi Riau dengan menunjukkan sikap disiplin, semangat, kerja sama, serta akhlak yang mulia selama mengikuti kegiatan.

"Jadikan Jambore Nasional sebagai wadah untuk menambah pengalaman, memperluas persaudaraan, mengembangkan potensi diri, serta menunjukkan karakter peserta didik madrasah yang berintegritas dan berprestasi," pesannya.

Sebagai bentuk dukungan dan motivasi, MTsN 2 Pekanbaru memberikan uang pembinaan sebesar Rp1 juta kepada setiap peserta didik yang akan mengikuti Jambore Nasional XIII. Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi madrasah sekaligus dukungan dalam menunjang kesiapan peserta selama mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Pekanbaru, Safridah, menyampaikan bahwa Program Zero Sampah merupakan inovasi madrasah dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan madrasah yang bersih dan sehat, tetapi juga membiasakan seluruh warga madrasah untuk mengurangi, memilah, dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Kegiatan ditandai dengan peresmian Program Zero Sampah, penandatanganan komitmen bersama oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Kepala MTsN 2 Pekanbaru, dewan guru, tenaga kependidikan, perwakilan peserta didik sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Program Zero Sampah.

Melalui kegiatan tersebut, MTsN 2 Pekanbaru diharapkan semakin memperkuat budaya peduli lingkungan, membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab, serta terus melahirkan generasi madrasah yang unggul, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak.(*)

Terkini