Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Riau Hari ini..

Senin, 03 Agustus 2026 | 08:19:25 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih akan mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Senin (3/8/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Deby C, mengatakan hujan telah terpantau sejak pagi berdasarkan citra radar cuaca.

"Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Bengkalis pada pagi hari," ujarnya.

Memasuki siang hingga sore, hujan diprakirakan meluas ke Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Kota Pekanbaru.

Pada malam hari, hujan masih berpotensi turun di Kabupaten Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Sementara dini hari, hujan diprakirakan masih terjadi di Kabupaten Pelalawan, Siak, dan Kepulauan Meranti.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru pada siang, sore hingga malam hari.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Kuantan Singingi, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru pada siang, sore dan malam hari," kata Deby.

BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah, sehingga kondisi perairan relatif aman untuk aktivitas pelayaran," jelasnya.

Sementara itu, perkembangan titik panas menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Hingga pukul 23.00 WIB, BMKG mencatat terdapat 516 hotspot di Pulau Sumatera. Sebaran terbanyak berada di Sumatera Selatan sebanyak 190 titik, Bangka Belitung 82 titik, Lampung 63 titik, Aceh 51 titik, Jambi 36 titik, Sumatera Barat 18 titik, Sumatera Utara 16 titik, Bengkulu 11 titik, Kepulauan Riau satu titik, dan Riau sebanyak 38 titik.

Di Provinsi Riau, hotspot tersebar di delapan kabupaten/kota. Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 19 titik. Disusul Kabupaten Indragiri Hulu tujuh titik, Kabupaten Indragiri Hilir empat titik, Kabupaten Bengkalis dua titik, Kabupaten Kuantan Singingi dua titik, Kabupaten Siak satu titik, Kabupaten Kampar satu titik, Kabupaten Kepulauan Meranti satu titik, dan Kota Dumai satu titik.

"Masyarakat juga terus diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, meski sebagian wilayah masih berpotensi diguyur hujan," imbaunya.(mc)


 

Terkini