Tim SAR Gabungan Temukan Korban Kapal Tenggelam di Kepulauan Meranti

Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:03:21 WIB

MERANTI (RIAUSKY.COM) – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir kecelakaan kapal pompong yang tenggelam di Perairan Desa Bengkikit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban atas nama Ibl (25) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Pekanbaru Budi Cahyadi melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti Prima Harrie Saputra menyampaikan bahwa dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR resmi diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

“Operasi pencarian yang berlangsung selama empat hari ini melibatkan Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Ditpolairud Polda Riau, Satpolairud Polres Kepulauan Meranti, TNI AL, TNI AD, Polri, serta masyarakat nelayan,” katanya.

Diinformasikannya, bahwa kapal pompong tersebut mengalami kecelakaan pada Minggu (3/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di perairan Desa Mengkikip.

“Berdasarkan informasi yang diterima dari Kanit Polair Meranti, kapal pompong berangkat dari Kampung Balak sekitar pukul 08.00 WIB menuju Sungai Metas untuk mengambil dan menebang pohon sagu. Kapal membawa empat orang penumpang. Saat berada di perairan Desa Mengkikip, kapal dilaporkan karam,” katanya.

Dua orang penumpang, yakni Iv(30) dan B (30), warga Desa Kampung Balak, berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, dua penumpang lainnya, Ibl (25), warga Desa Kampung Balak, dan Am (50), warga Desa Teluk Belitung, dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

“Operasi SAR dimulai pada Minggu sore (3/8/2026) dengan mengerahkan tujuh personel Unit Siaga SAR Meranti menuju lokasi kejadian. Tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi,” ujarnya.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (4/8/2026), dengan luas area pencarian mencapai 5 mil laut persegi. Hingga operasi dihentikan sementara pada sore hari, hasil pencarian masih nihil.

Memasuki hari ketiga operasi, Rabu (5/8/2026), Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan briefing dan memperluas area pencarian menjadi 7 mil laut persegi. Pada pukul 12.25 WIB, tim menerima informasi dari masyarakat mengenai penemuan satu korban dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban diketahui bernama Am (50), warga Desa Teluk Belitung. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” katanya. 

Terkini