PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) melakukan pengawasan keamanan pangan segar sekaligus pengambilan sampel di dua SPPG di wilayah Kecamatan Bukitraya pada Kamis (6/8/2026).
Kegiatan pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) sekaligus pengambilan sampel bahan pangan yang digunakan untuk program pemberian Makan bergizi Gratis (MBG) dilakukan di SPPG Bikitraya 1 di Jalan Kelapa Sawit serta Bukitraya 2 di Jalan Rawamangun, Kelurahan Tangkerang Labuai Pekanbaru.
Tim OKKPD dipimpin Bapap Ali Refki dan Ibu Ceria Dona beserta jajaran dari Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DInas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru.
Pada kesempatan tersebut, selain meninjau fasilitas yang digunakan SPPG, tim OKKPD juga melihat langsung proses pembuatan makanan, mulai dari loading bahan baku, penyimpangan, pencucian, hingga memasak.
Di dua lokasi SPPG yang melayani kebutuhan MBG untuk sekolah-sekolah di wilayah Bukitraya ini, tim juga menanyakan sejumlah indikator penilaian terhadap kelayanan pangan segar asal tumbuhan yang digunakan oleh dapur SPPG sebelum dimasak.
Di antaranya tentang pemasok dan distributor dari komoditas pangan.
Dikatakan Ali Refki, pentingnya memastikan pemasok bahan makanan seperti buah dan sayuran ditujukan untuk mempermudah proses koordinasi bila ditemukan adanya hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan pangan dari produk yang dipasarkan.
''Jadi tujuannya mengapa penting memastikan pemasok bahan baku untuk memudahkan koordinasi bila ada temuan yang perlu dikonfirmasi terhadap komoditas pangan yang digunakan,''ungkap Ali.
Pada kesempatan itu, tim OKKPD Pekanbaru juga mengecek sarana penyimpangan dan pencucian bahan baku dari masing-masing dapur.
Selain itu, tim juga memastikan jadwal memasak dengan jarak waktu distribusi ke sekolah-sekolah dengan maksud memastikan makanan yang didistribusikan tetap memenuhi standar kelayakan untuk dikonsumsi dan tidak basi atau rusak.
DKP berharap dengan adanya pengawasan terhadap komoditas pangan segar ini, akan bisa menghasilkan makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi oleh para siswa.(*)