PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, mengapresiasi inovasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang menghadirkan layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112.
Apresiasi itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hendra, usai kunjungan studi banding ke sekretariat TRC Pekanbaru Aman 112 di Jalan Melur, Kecamatan Sukajadi, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, layanan TRC Pekanbaru Aman 112 sangat bagus karena mampu mengintegrasikan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di dalamnya, termasuk juga dari TNI, Polri, hingga PLN.
"Jadi kami menilai TRC ini bagus, karena banyaknya OPD yang tergabung dan semua saling terhubung," ujarnya.
"Saya rasa ini pembelajaran untuk Bengkalis. Karena di Bengkalis baru ada dua, tiga OPD yang tergabung (di layanan 112)," ulas Hendra.
Untuk itu, DPRD Bengkalis bersama pemerintah daerah setempat akan menjadikan TRC Pekanbaru Aman 112 sebagai rujukan dalam penerapan layanan darurat satu pintu.
"Ilmu yang kami dapatkan dari kunjungan ke TRC Pekanbaru ini, nantinya bisa kami terapkan di Bengkalis," ucap Hendra.
Di samping TRC Pekanbaru Aman 112, DPRD Bengkalis juga tertarik dengan inovasi Pemko Pekanbaru yakni penempatan satu ASN satu RW yang sudah berjalan di sejumlah kecamatan.
"Tadi juga ada penugasan ASN di RW, satu pegawai PPPK paruh waktu bisa mendata satu RW. Ini pembelajaran juga bagi kami bagaimana PPPK paruh waktu ini difungsikan untuk mendukung survei-survei kependudukan di Kabupaten Bengkalis," tutup Hendra.
Seperti diketahui, layanan TRC Pekanbaru Aman 112 diresmikan oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho pada April 2026 lalu.
Layanan darurat terpadu satu pintu sebagai pusat kendali respons darurat terintegrasi bagi masyarakat di Kota Pekanbaru ini bisa dihubungi 24 jam dan bebas pulsa.