El Nino Kuat Mengintai Siak, BPBD Waspadai Lonjakan Karhutla Agustus 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:08:12 WIB

SIAK (RIAUSKY.COM) — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Siak perlu diwaspadai. Penurunan curah hujan yang signifikan pada Agustus 2026, ditambah fase El Nino kuat, berpotensi meningkatkan titik panas di wilayah Siak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, mengimbau seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan titik panas dan tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Musim kering seperti sekarang rentan dan berpotensi terjadinya karhutla. Kami mengimbau semua pihak tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujar Novendra, Jum'at (14/8/2026).

Novendra mengatakan pemantauan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Ia meminta pemerintah kampung dan Masyarakat Peduli Api (MPA) terus memberikan edukasi kepada masyarakat serta memperkuat pencegahan karhutla. 

Ia juga mendorong pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan patroli dan deteksi dini, serta segera melaporkan apabila menemukan sumber api.

"Kewaspadaan perlu ditingkatkan terhadap aktifitas masyarakat yang berpotensi memunculkan kebakaran khusunya pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar," kata dia.

Ia mengajak, seluruh unsur Satgas bersama-sama memperkuat patroli, dan deteksi dini. Apabila menemukan sumber api segera lapor, agar api yang ditemukan tidak berkembang menjadi karhutla berskala luas.

Berdasarkan surat BMKG Kelas II Riau tertanggal 13 Agustus 2026, curah hujan Kabupaten Siak pada dasarian III Agustus diprakirakan berada pada kategori Rendah, yakni 10–50 milimeter, dengan sifat hujan Bawah Normal. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian BPBD karena penurunan curah hujan yang signifikan pada Agustus berpotensi memicu peningkatan titik panas. Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi karhutla perlu diperkuat sejak dini.

BMKG juga mencatat, kondisi IOD positif yang diprediksi berasa pada fase poisitif hingga akhir 2026. Indeks El Nino berada pada +2,77, meningkat dari +2,20 pada Juli dan menunjukkan fase El Nino kuat. Kondisi ini diprakirakan masih berlangsung hingga awal 2027. 

BMKG memprakirakan curah hujan di Kabupaten Siak pada September hingga November 2026 berada pada kategori Menengah, sekitar 100–300 milimeter per bulan, dengan sifat hujan Bawah Normal hingga Normal dari rata-ratanya pada bulan tersebut. 

Dengan perkiraan kondisi tersebut, kesiapsiagaan terhadap karhutla di Kabupaten Siak perlu diperkuat dan dilakukan lebih panjang, tidak sekadar menghadapi puncak kemarau pada Agustus–September.

Terkini