Bawa Nama Riau, Mahasiswa FKIP UIR Raih Juara 3 Kejurnas Handball Junior 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:25:35 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Prestasi gemilang tidak henti – hentinya di raih oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR). Kali ini diraih oleh Habib Abdillah dengan berhasil mendapatkan juara 3 pada Kejuaran Nasional (Kejurnas) Indoor Handball Junior 2026 yang berlangsung Surabaya, Jawa Timur.

Habib Abdillah merupakan mahasiswa baru UIR angkatan 2026 dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani. Ia tergabung dalam Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Provinsi Riau. Berkat kemampuan dan bakatnya Habib diutus membawa nama Provinsi Riau ke kancah nasional.

Usai melewati persaingan dan perjuangan yang panjang Habib Abdillah bersama 14 orang anggota lainnya berhasil melawan atlet dari berbagai Provinsi di Indonesia. Kejurnas ini diikuti oleh Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Selatan, dan Provinsi Bali.

Keberhasilan tentunya tidak terlepas dari kerja keras atlet dan dukungan jajaran pelatih. Dalam hal ini Dosen terbaik Prodi Pendidikan Jasmani UIR turut dipercaya menjadi pelatih atlet ABTI Riau diantaranya Assoc. Prof. Dr. Ahmad Yani, S.Pd., M.Pd (Kaprodi Pendidikan Penjas FKIP UIR) dan Assoc. Prof. Dr. Raffly Henjilito, S.Pd., M.Pd (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama, dan Dakwah Islamiah FKIP UIR).

Kepada tim Humas UIR Assoc. Prof. Dr. Raffly Henjilito, S.Pd., M.Pd menyampaikan “melalui persiapan dan latihan yang konsisten, para pelatih mampu membangun permainan tim yang kuat serta memahami strategi pertandingan sehingga mampu menghadapi tekanan pertandingan di level nasional”.

Menurutnya, keberhasilan meraih juara 3 pada Kejuaran Nasional Indoor Handball Junior 2026 merupakan hasil dari usaha, kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, serta semangat juang atlet dan tim pelatih dalam membawa nama baik Provinsi Riau.

Capain tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan kualitas latihan, serta membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet muda Riau untuk terus mengukir prestasi pada kejuaraan berikutnya. (hms/smh)

Terkini