PEKANBARU (RIAUSKY.COM)— Keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi tidak menyurutkan langkah POBSI dan KONI Kota Pekanbaru untuk memperjuangkan atlet-atlet terbaiknya tampil di panggung nasional.
Sebanyak empat atlet biliar Pekanbaru diberangkatkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) POBSI 2026 yang digelar di Jakarta, 5–11 September 2026.
Keempat atlet tersebut merupakan talenta yang selama ini telah menorehkan prestasi di berbagai ajang tingkat daerah maupun nasional. Yaitu, Roby dan Abu Sidik, atlet binaan Rumah Biliar (RB) Golden Break, serta Tengku M Farhan dan Ibrahim Mahdi, atlet binaan POBSI Kota Pekanbaru.
Keberangkatan para atlet ini menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembinaan dan kesempatan atlet Pekanbaru mengukir prestasi di tingkat nasional.
Keempatnya dilepas langsung oleh Ketua Umum KONI Kota Pekanbaru Achmad Faisal Reza, bersama Ketua POBSI Kota Pekanbaru AKBP Supriyanto, beserta jajaran, Kamis (3/9/2026) di Kantor KONI Pekanbaru.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Faisal Reza memberikan motivasi kepada para atlet agar tampil maksimal dan membawa nama baik Kota Pekanbaru.
Ia berharap keempat atlet mampu memberikan penampilan terbaik, menjaga fokus selama pertandingan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Bagaimanapun dan di manapun berada, kami minta para atlet selalu menanamkan marwah Kota Pekanbaru di dada. Kita doakan semoga atlet kita ini berhasil meraih prestasi terbaik,” ujar Reza.
Menurutnya, keikutsertaan atlet Pekanbaru dalam Kejurnas POBSI 2026 tidak hanya berbicara mengenai pertandingan dan medali.
Lebih dari itu, kejuaraan nasional menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sekaligus mengukur sejauh mana kemampuan atlet Pekanbaru mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari daerah lain.
Reza juga menyampaikan apresiasi kepada POBSI Pekanbaru serta seluruh rumah biliar yang selama ini konsisten mendukung pembinaan atlet, terlebih di tengah kondisi efisiensi anggaran.
“Termasuk rumah biliar yang ada di Kota Pekanbaru, kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi dukungan yang diberikan untuk kemajuan atlet agar bisa mencapai prestasi yang lebih tinggi,” katanya.
Ia menilai kekompakan rumah-rumah biliar yang berada di bawah naungan POBSI Pekanbaru menjadi modal penting dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga biliar di Kota Pekanbaru.
“Kita cukup bangga dengan kekompakan rumah biliar yang bernaung di bawah POBSI Pekanbaru dan selalu aktif memberikan pembinaan kepada atlet. Mudah-mudahan ini terus berkembang dan ke depan semakin baik,” ujarnya.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Partai Demokrat itu juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembinaan atlet Pekanbaru yang mampu berprestasi di tingkat nasional.
“Bagi atlet kita yang berprestasi akan kita upayakan diberikan kemudahan dalam pembinaan ke depannya.
Kita berharap ini juga menjadi penyemangat bagi atlet untuk terus berjuang memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua POBSI Kota Pekanbaru AKBP Supriyanto mengatakan, empat atlet Pekanbaru tersebut akan menjalani pertandingan di Pusat Pelatihan Nasional (Puslatnas) POBSI, iNews Tower Lantai 4, Jakarta Pusat.
Para atlet akan turun di sejumlah nomor pertandingan, meliputi pool, snooker, English billiard, dan carom.
POBSI Pekanbaru memasang target tinggi. Tak hanya sekadar tampil, para atlet diharapkan mampu membawa pulang medali dari ajang nasional tersebut.
“Target kita tentu saja medali emas. Tapi kita berharap semuanya bisa membawa medali pulang,” kata Supriyanto.
Ia mengakui, proses persiapan hingga keberangkatan atlet menghadapi sejumlah tantangan, terutama berkaitan dengan keterbatasan anggaran akibat efisiensi.(R05)