PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Para pengendara di lampu lalu lintas Simpang Tabek Gadang, Kota Pekanbaru, mendapat masker gratis, Rabu (9/9/2026) sore. Petugas Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru membagikan masker ini bersama sejumlah instansi.
Ada petugas dari BPBD Kota Pekanbaru serta Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru. Sejumlah mahasiswa dari Universitas Prima, Universitas Hangtuah, Institut Al Insyirah serta kampus lainnya juga ikut membagikan masker bagi pengendara yang melintas.
Mereka membagikan sebanyak lima ribu masker bagi para pengendara. Satu persatu pengendara memperoleh masker gratis untuk mencegah gangguan kesehatan.
"Alhamdulillah kita kolaborasi bersama instansi Pemko Pekanbaru dan kampus, kita kolaborasi bersama yang diinisiasi oleh dinas kesehatan," papar Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin selepas pembagian masker.
Menurutnya, pembagian masker ini fokus di lokasi yang padat masyarakat. Ia menyebut bahwa kabut asap masih ada karena merupakan asap kiriman.
"Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar kita berikan masker, masyarakat bisa menjaga kesehatan, agar tidak terkena gangguan kesehatan seperti ISPA," ujarnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi menyebut bahwa total jumlah masker yang sudah dibagikan sepanjang kabut asap melanda sudah mencapai sebelas ribu masker. Mereka sebelumnya sudah membagikan enam ribu masker kepada pengguna Jalan Jendral Sudirman.
"Total jumlah masker yang dibagikan sampai saat ini mencapai sebelas ribu masker," paparnya.
Pemberian masker gratis ini sekaligus memberi edukasi agar masyarakat terhindar dari dampak kabut asap. Ia menyampaikan bahwa sampai saat ini masyarakat terdampak kabut asap hampir mencapai 2.200 kasus ISPA.
"Yang terdampak ISPA ada balita, anak-anak hingga lansia," ujarnya.
Proses pembagian masker gratis ini bakal berlanjut selama kondisi kualitas udara yang tidak sehat. Pihaknya juga menyiapkan masker dan obat-obatan di 21 puskesmas yang ada.