TELUK KUANTAN (RIAUSKY.COM) — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus memperkuat upaya pencegahan penyakit kanker serviks melalui peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui sosialisasi deteksi dan pencegahan kanker serviks sejak dini dalam rangka mendukung program 1 Juta Vaksin HPV Korpri. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Asrul Ja’far, Kamis (10/9/2026), dan diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Webinar tersebut menghadirkan dr. Nida A. H. sebagai pemateri yang memberikan pemahaman mengenai kanker serviks, mulai dari faktor risiko, pentingnya deteksi dini, hingga berbagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan.
Dalam kegiatan tersebut, Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi menyampaikan bahwa upaya pencegahan penyakit, khususnya kanker serviks, perlu dilakukan sedini mungkin. Hal itu sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kuansing di bawah kepemimpinan PLT Bupati Kuansing H. Muklisin terhadap berbagai program peningkatan kesehatan masyarakat.
“Kita ingin upaya pencegahan dan deteksi dini ini benar-benar dipahami. Jangan menunggu munculnya gejala, karena semakin dini diketahui, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” ujar Muradi.
Menurutnya, sosialisasi mengenai pencegahan kanker serviks tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan pemerintahan. Edukasi dan pemahaman tersebut perlu diperluas agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Karena itu, Muradi mendorong keterlibatan berbagai organisasi perempuan di lingkungan pemerintah daerah, termasuk TP PKK dan Dharma Wanita (DW), untuk turut mengambil peran dalam menyebarluaskan informasi mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.
“TP PKK bersama DW nantinya juga akan gencar turun ke lapangan. Kita ingin informasi ini tidak berhenti di ruang rapat, tetapi benar-benar sampai kepada masyarakat, sehingga kesadaran untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini semakin kuat,” tambahnya.
Muradi berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, serta seluruh unsur terkait dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks di Kabupaten Kuantan Singingi diharapkan semakin optimal.
“Semoga melalui sosialisasi dan kolaborasi yang kita lakukan, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini, serta memanfaatkan program pencegahan yang telah disediakan,” tutupnya.