PWMOI Meranti Dikukuhkan, Bupati Asmar Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Jumat, 11 September 2026 | 12:08:22 WIB

MERANTI (RIAUSKY.COM) — Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menghadiri pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (DPD PWMOI) Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2025–2028.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selatpanjang, Kamis (10/9/2026), dan dihadiri jajaran pengurus DPW PWMOI Provinsi Riau, Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, organisasi pers, organisasi kemasyarakatan, insan pers, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda.

Pengukuhan kepengurusan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan organisasi profesi wartawan sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan media digital.

Ketua DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti, Edi Hasibuan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan DPW PWMOI Provinsi Riau kepada kepengurusan yang dipimpinnya.

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran pengurus DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, Bapak Rio Kasairy, S.Sos., yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada kami untuk menjalankan roda organisasi PWMOI di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya.

Menurut Edi, amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk membangun organisasi pers yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Ia menegaskan, PWMOI Meranti berkomitmen mendorong pers yang profesional, independen, berimbang, serta tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“Kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap berjalan seiring dengan ketepatan, verifikasi, keberimbangan, serta tanggung jawab kepada masyarakat,” katanya.

Edi juga berharap DPD PWMOI Meranti dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas wartawan sekaligus membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, Rio Kasairy, S.Sos., mengingatkan seluruh jajaran PWMOI agar tidak hanya mengejar jumlah anggota, tetapi lebih mengutamakan kualitas dan profesionalisme wartawan.

Ia menilai perkembangan media online yang begitu pesat harus diikuti dengan peningkatan kompetensi serta pemahaman terhadap etika jurnalistik.

Rio mengatakan, Ketua Umum PWMOI HM Yusuf Rizal selalu mengingatkan bahwa kerja jurnalistik memiliki koridor dan etika yang harus dipatuhi.

Menurutnya, tantangan dunia pers saat ini semakin besar karena seseorang dapat dengan mudah mengklaim diri sebagai wartawan hanya dengan memiliki kartu pers.

“Tidak perlu anggota yang banyak, tetapi yang kita perlukan adalah orang-orang yang memang bekerja di media online dan benar-benar bisa membuat berita. Jangan hanya sekadar punya kartu pers,” tegas Rio.

Ia meminta DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan seleksi secara baik terhadap calon anggota agar organisasi benar-benar diisi oleh wartawan yang aktif dan memahami kerja jurnalistik.

Rio juga mendorong pengurus DPD untuk terus melakukan konsolidasi internal serta meningkatkan kegiatan yang berkaitan dengan profesionalisme wartawan.

Ia mengapresiasi langkah DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Dari 12 DPD PWMOI yang ada di Provinsi Riau, DPD Kabupaten Meranti sudah melaksanakan UKW. Ini cukup luar biasa dan mendapat apresiasi dari Ketua Umum,” ungkapnya.

Selain meningkatkan kompetensi, Rio mengingatkan PWMOI agar membangun kemitraan yang sehat dengan pemerintah daerah.

Ia menegaskan, hubungan antara pers dan pemerintah harus dibangun melalui komunikasi, keterbukaan, serta saling mengingatkan apabila terjadi kekeliruan.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh pengurus DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah dikukuhkan.

Menurut Asmar, pengukuhan tersebut merupakan momentum untuk memperkuat komitmen, profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah masyarakat.

“Kita semua menyadari bahwa perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan yang sangat cepat dalam kehidupan masyarakat. Media online menjadi salah satu sumber informasi utama yang memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik,” kata Asmar.

Ia berharap PWMOI Meranti mampu menjadi wadah yang mendorong lahirnya jurnalisme yang profesional, berimbang, faktual, edukatif, dan beretika.

Asmar menekankan bahwa kecepatan dalam menyampaikan informasi memang penting, namun akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab harus menjadi prioritas.

“Jangan sampai sebuah pemberitaan justru menimbulkan keresahan, perpecahan maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menurut Asmar, media memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi pembangunan, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial melalui kritik, koreksi, dan masukan kepada pemerintah.

“Pemerintah membutuhkan pers untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Pada saat yang sama, pemerintah juga membutuhkan kritik, koreksi, dan masukan dari insan pers sebagai bagian dari kontrol sosial,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemitraan antara pemerintah dan pers harus dibangun atas dasar saling menghormati, keterbukaan, profesionalisme, serta kepentingan masyarakat.

Asmar juga mengajak PWMOI ikut mempromosikan berbagai potensi Kabupaten Kepulauan Meranti, mulai dari sektor ekonomi, UMKM, pariwisata, budaya, pendidikan hingga potensi sumber daya daerah lainnya.

“Dengan pemberitaan yang positif, objektif dan konstruktif, media dapat ikut memperkenalkan Meranti kepada masyarakat luas serta membuka lebih banyak peluang investasi dan kerja sama bagi daerah kita,” katanya.

Menutup sambutannya, Asmar berpesan kepada seluruh pengurus DPD PWMOI Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2025–2028 agar menjaga marwah organisasi dan integritas profesi.

“Jaga marwah organisasi. Jaga integritas profesi. Junjung tinggi kode etik jurnalistik dan jadikan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dari setiap karya jurnalistik yang dihasilkan,” pungkasnya.

Ia berharap kepengurusan baru PWMOI Meranti dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga kekompakan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pers dan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Terkini