PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Manggala Agni masih melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua wilayah Riau pada Selasa (15/9/2026). Tim Manggala Agni masih diterjunkan ke dua lokasi karhutla di Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hulu (Inhu).
Di Kabupaten Bengkalis, Daops Siak menurunkan satu tim untuk menangani karhutla di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan. Sementara di Kabupaten Inhu, Daops Rengat mengerahkan dua tim ke Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku. Kedua tim tersebut masih melakukan penanganan di lokasi pada Selasa siang.
"Selain dua lokasi yang masih ditangani, Manggala Agni Daops Pekanbaru sebelumnya juga mengerahkan satu tim ke Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto.
Namun, karhutla di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan pada Senin sore. Dengan demikian, aktivitas pemadaman pada Selasa masih difokuskan pada lokasi di Bengkalis dan Inhu.
Untuk diketahui, berdasarkan pembaruan hotspot pukul 23.00 WIB, Senin (14/9/2026), terpantau 96 titik panas di wilayah Riau. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hulu dengan 70 titik. Selanjutnya Dumai tujuh titik dan Pelalawan enam titik.
Hotspot juga terpantau di Kampar dan Indragiri Hilir masing-masing empat titik, Siak dua titik, serta Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Rokan Hulu masing-masing satu titik.
Kondisi ini juga disertai potensi kekaburan udara akibat asap. BMKG memprakirakan udara kabur hingga berawan pada Selasa, dengan asap berpotensi menyebabkan penurunan jarak pandang dan kualitas udara. Forecaster On Duty BMKG, Yudhistira M, mengatakan masyarakat perlu mewaspadai kondisi tersebut, terutama di wilayah yang berpotensi terdampak asap.
"Berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap (smoke) yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang dan kualitas udara," kata Yudhistira M.
Meski demikian, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau pada Selasa. Sementara itu, Manggala Agni terus melakukan penanganan di lapangan untuk memastikan karhutla di lokasi yang masih terbakar dapat dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya.