3.425 Balita di Pekanbaru Belum Tersentuh Imunisasi, Pemko Kejar Anak “Zero Dose”

Selasa, 15 September 2026 | 18:31:23 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Ribuan anak usia dini di Kota Pekanbaru masih belum mendapatkan imunisasi sama sekali.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sedikitnya 3.425 anak usia 0 hingga 2 tahun masuk dalam kategori zero dose.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena anak yang belum mendapatkan imunisasi memiliki risiko lebih tinggi terpapar berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi.

Sekretaris Dinkes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan anak-anak yang belum memperoleh imunisasi berisiko terserang penyakit seperti difteri, tetanus, campak hingga rubella.

“Kalau ini dibiarkan mereka berisiko terjangkit penyakit seperti difteri, tetanus, campak dan rubella,” ujar Dedy, Selasa (15/9/2026).

Menurut Dedy, persoalan tersebut menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Pekanbaru. 

Terlebih, capaian imunisasi anak di Pekanbaru saat ini masih tergolong rendah dan berada di peringkat ke-11 dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.


Walikota Agung Nugroho Instruksikan Percepatan
Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Dedy menyebut, wali kota telah menginstruksikan Dinkes mengambil langkah percepatan untuk meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus menekan jumlah anak zero dose.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota, kami mendapat instruksi untuk melakukan langkah percepatan,” katanya.

Percepatan imunisasi nantinya tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinkes.

Pemko Pekanbaru akan menggandeng Dinas Pendidikan, Dinas Sosial hingga TP PKK untuk memperluas sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Langkah ini dinilai penting karena persoalan imunisasi tidak cukup hanya dengan menyediakan layanan.

Orang tua juga perlu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi untuk melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah.

“Agar nantinya orangtua bisa membawa anak-anaknya ke posyandu atau puskesmas untuk melakukan imunisasi,” jelas Dedy.

Oktober Jadi Momentum Kejar Imunisasi

Upaya mengejar ketertinggalan imunisasi juga sejalan dengan dorongan Kementerian Kesehatan RI melalui Bulan Imunisasi Kejar Nasional yang direncanakan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Oktober hingga 31 Oktober 2026.

Program tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menjangkau anak-anak yang selama ini belum mendapatkan imunisasi dasar.

Dinkes Pekanbaru akan mengoptimalkan layanan di posyandu dan puskesmas sekaligus memperkuat edukasi bersama lintas sektor.

Dedy menegaskan, keberadaan 3.425 anak zero dose tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Semakin cepat anak mendapatkan imunisasi, semakin besar pula upaya perlindungan terhadap risiko penyakit menular yang dapat dicegah.

Pemko Pekanbaru kini mendorong seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua, untuk mengambil peran dengan membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan dan memastikan imunisasi mereka lengkap.(R05)

Terkini