Puluhan Pohon Pelindung Terdampak Pelebaran Jalan di Pekanbaru Ditanam di Perkantoran Tenayan Raya

Rabu, 16 September 2026 | 05:48:14 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru memindahkan sejumlah pohon-pohon besar  yang terdampak aktivitas pembangunan ke areal di sekitar Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya dan beberapa kawasan di dalam kota.

Setidaknya, saat ini sekitar 25 batang pohon denan jenis mahoni, Ketapang, Kayu Putih, Palm, dan Tabebuya yang berasal dari berbagai lokasi pembangunan yang ditanam kembali sebagai upaya tetap mempertahankan konsep Green City.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, Selasa (15/9/2026).

Dikatakan dia, saat ini, sebagian besar dari pohon-pohon tersebut sudah tertanam dan hidup, karena sudah mulai ditumbuhi daun-daun baru.

Rata-rata pohon-pohon tersebut sudah berusia di atas 10 tahun, sehingga batang pohon terlihat sudah cukup besar dan kuat.

Untuk proses penanaman, tampak selain melibatkan belasan petugas, juga menggunakan crane bahkan alat berat, mengingat ukuran pohon yang relatif besar.

Reza menjelaskan, saat ini, ada beberapa ruas jalan di dalam Kota Pekanbaru yang dilakukan pelebaran oleh Pemerintah Provinsi Riau. Diantaranya, Jalan Soekarno Hatta, Tuanku Tambusai, Jalan Sisingamangaraja, dan HR Subrantas.

Selain itu juga ada kegiatan pembangunan Simpang Sebidang di Jalan Sudirman Pekanbaru.

Reza memastikan pohon-pohon yang dipindahkan dampak pelebaran jalan tersebut, dilakukan perawatan secara berkala. Pemindahan pohon juga dilakukan secara hati-hati agar dapat tumbuh subur kembali.

"Sesuai arahan bapak wali kota, bahwa Pekanbaru ini menuju Green City. Oleh karena itu dilakukan proses pemindahan dengan hati-hati, ada kajiannya," jelasnya.

Ia menambahkan, jika pelebaran jalan tersebut telah selesai dilakukan Pemerintah Provinsi Riau, DLHK akan meminta pohon pengganti untuk ditanam kembali sebagai pohon pelindung di pinggir jalan tersebut. (R06)

Terkini