KUANSING (RIAUSKY.COM) - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H. Muklisin secara resmi membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat III Piala Bupati Kuansing sekaligus menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kuansing Periode 2025–2029, di Gedung Abdoerrauf Teluk Kuantan, Sabtu (19/9/2026) pagi.
Pada kesempatan tersebut, H. Solehudin resmi dilantik sebagai Ketua Umum IPSI Kabupaten Kuansing Periode 2025–2029. Pelantikan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan olahraga pencak silat di Kabupaten Kuansing.
Turut hadir Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, Anggota DPRD Kuansing Gusmir Indra dan Nurjamil, Ketua Umum IPSI Riau H. Ardianto, SE., MM., Ketua KONI Kuansing Andi Cahyadi, sejumlah Kepala OPD, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Kuansing H. Muklisin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga, termasuk cabang olahraga pencak silat.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya menjadi bagian dari prestasi olahraga, tetapi juga merupakan warisan budaya yang perlu terus dilestarikan dan dikembangkan melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
“Pemerintah Daerah berkomitmen mendukung pembinaan olahraga dan meningkatkan prestasi atlet. Kita ingin dari pencak silat ini lahir bibit-bibit atlet yang mampu mengharumkan nama Kuansing hingga ke tingkat provinsi dan nasional,” ujar H. Muklisin.
Ia berharap Kejurkab Pencak Silat III Piala Bupati Kuansing dapat menjadi wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, sekaligus menjadi sarana untuk menjaring atlet-atlet muda potensial yang nantinya dapat mewakili Kuansing pada berbagai ajang olahraga.
Sementara itu, Ketua Umum IPSI Riau H. Ardianto, SE., MM. menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kuansing terhadap perkembangan olahraga pencak silat.
Ia berharap kepengurusan IPSI Kabupaten Kuansing Periode 2025–2029 dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan.
“Dengan adanya kepengurusan yang baru, kita berharap pembinaan pencak silat di Kuansing semakin baik dan mampu melahirkan lebih banyak pesilat berprestasi, baik di tingkat daerah, provinsi maupun nasional,” ujarnya.