BUKITTINGGI (RIAUSKY.COM)— Pemerintah dan warga Kota Bukittinggi Sumatera Barat sedang bersuka cita. Tahun ini, mereka berhasil mewujudkan bukittinggi sebagai kota bersih dan ramah lingkungan. Ini prestasi setelah 20 tahun tanpa Adipura.
Karenanya, piala dari pemerintah pusat itu bakal disambut secara meriah di kota wisata, setelah diboyong dari Siak Provinsi Riau tempat berlangsungnya prosesi penyerahan dari Presiden Joko Widodo kepada kepala daerah penerima, Jumat, 22 Juli 2016 besok. Pihak pemko sendiri telah mengancar-ancar acara penyambutan semeriah mungkin, namun tetap dalam suasana kesederhanaan dan hikmad.
Sekaitan itu, beberapa SKPD terkait telah menggelar rapat persiapan di balaikota, Senin (18/7) yang dipimpin langsung Sekda, Yuen Karnova. “Ada beberapa rancangan penyambutan yang telah kita ancar-ancar untuk dilaksanakan nantinya,” kata Yuen, yang didampingi Asisten I, Noverdi dan Asisten III, H Zet Buyung.
Dikatakannya, penyambutan direncanakan, Sabtu , 23 Juli 2016 pada tiga titik lokasi dalam kota. Penyambutan pertama bakal digelar di ruas jalan Bypass menyambut rombongan walikota dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) setelah kembali dari Pekanbaru pagi hari itu.
Di titik pertama itu, Walikota, Ramlan menyerahkan piala Adipura kepada tiga personel pasukan kuning dan selanjutnya didampingi dua personel Pol PP berada di atas mobil terbuka untuk diarak menuju Jam Gadang.
Di sana, rombongan yang datang menggunakan kendaraan roda empat berhenti dan walikota menyampaikan terima kasih kepada warga sekitar Jam Gadang yang telah berpartisipasi mendukung terwujudnya Bukittinggi bersih, tertib dan nyaman.
Kemudian, sebut Yuen Karnova, dari pelataran Jam Gadang, walikota bersama piala Adipura dibawa jalan kaki menuju lapangan kantin (Wirabraja). Di tempat itulah dilangsungkan prosesi penyambutan, yang antara lain ditandai penyerahan Adipura oleh walikota kepada Ketua DPRD, Beni Yusrial. Setelah itu, kepada tokoh masyarakat secara bergiliran dan selanjutnya kepada pasukan kuning.
Kemudian pasukan kuning dengan personel sekitar 50 orang, mengarak Adipura di atas mobil terbuka keliling Kota Bukittinggi. Konsep acara penyambutan yang diancar-ancar itu, kata Yuen karnova lagi, bakal diusulkan ke walikota dan tidak tertutup kemungkinan terjadi perubahan. Namun, intinya rangkaian acara tersebut diakuinya sebagai bentuk apresiasi jajaran pemerintahan beserta ASN dan masyarakat atas keberhasilan Bukittinggi meraih Adipura 2016.(R01/hs)