PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Beberapa minggu lalau, ada kelompok masyarakat beserta LSM penjara mengklaim masih pemilik lahan yang sah dari Kawasan Industri Tenayan Raya (KIT). Bahkan mereka melakukan unjuk rasa di kantor Wali kota Pekanbaru.
Rencanannya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sendiri akan membangun parit gajah di lahan Kawasan Industri Tenayan (KIT).
Tapi, untuk antisipasi gesekan di lapangan, Pemko bakal menurunkan personel Satpol PP untuk mengawal pembangunan parit gajah itu.
Kepala Badan Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian saat dikonfirmasi menyebut, untuk pengawalan butuh kekuatan yang cukup besar. Tapi, ia belum bisa memastikan berapa jumlah personel yang akan diturunkan.
"Kekuatan cukup besar. Untuk jumlah belum bisa disampaikan, lihat situasi dan kindisi terakhir," kata Zulfahmi, Jum'at, 2 September 2016.
Ditambahkan Zulfahmi,saat ini pihaknya sudah mempersiapkan segala keperluan di lapangan. Ia menyebut, pihaknya siap mengawal apabila pembangunan parit gajah sudah dimulai.
"Semua sedang dipersiapkan. Sedang disusun perkuatan untuk melaksanakan penertiban di kawasan tersebut. Dari jumlah personiel, armada, peralatan, dan akomodasi," tutupnya. (R05)