PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen memperkuat penghormatan terhadap jasa para veteran dan pejuang kemerdekaan melalui berbagai langkah nyata, satu diantaranya dengan mengabadikan nama veteran dalam ruang publik. Komitmen tersebut disampaikan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat bersilaturahmi bersama LVRI Riau di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi Pekanbaru, Selasa (18/08/2026).
Plt Gubri SF Hariyanto mengatakan, sejumlah nama yang berkaitan dengan perjuangan dan unsur kemiliteran telah digunakan sebagai nama jalan utama, khususnya di Kota Pekanbaru. Namun, hingga kini belum terdapat ruas jalan yang menggunakan nama Veteran sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang.
"Tadi ada usulan dari kawan-kawan LVRI Riau mengenai penamaan jalan untuk mengabadikan jasa para veteran. Di daerah kita, nama Jalan Jenderal sudah ada, Jalan Bintara juga ada, tetapi Jalan Veteran yang belum ada," ujarnya.
Dijelaskan, usulan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan mencari ruas jalan yang memiliki posisi strategis. Ia menilai, penamaan jalan bukan sekadar persoalan administratif, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ingatan sejarah dan memperkenalkan nilai perjuangan kepada generasi penerus.
"Nah ini akan segera kita proses. Kita carikan jalan utama yang besar. Karena mengenang sejarah dan nilai perjuangan ini sangat penting bagi kita semua," jelasnya.
Selain membahas penamaan jalan, Plt Gubri SF Hariyanto juga mengajak para veteran untuk terus memberikan nasihat dan masukan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, pengalaman para sesepuh merupakan sumber pembelajaran penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan membangun Riau.
"Pemerintah Provinsi Riau sangat membutuhkan nasihat dan pandangan dari para sesepuh sekalian. Teruslah bersama kami. Ingatkan dan tegurlah kami apabila ada hal yang kurang atau keliru dalam menjalankan roda pemerintahan," ucapnya.
Ia menambahkan, nilai keteladanan dan pengalaman para veteran perlu diwariskan kepada generasi muda. Karena itu, hubungan antara pemerintah dengan keluarga besar veteran diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus terjalin melalui silaturahmi dan komunikasi.
"Pengalaman, keteladanan, dan nilai perjuangan Bapak Ibu sangat perlu diwariskan kepada kami yang muda-muda ini. Semoga silaturahmi hari ini semakin mempererat hubungan kekeluargaan kita," tutur Plt Gubri SF Hariyanto.
Sementara itu, Plt Ketua LVRI Riau M Yusuf Sumardi menegaskan bahwa momentum Hari Kemerdekaan harus menjadi kesempatan untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh secara cuma-cuma, melainkan melalui pengorbanan jiwa dan raga para pejuang.
"Hari Kemerdekaan bukan sekadar peringatan seremonial tahunan melainkan momentum untuk mengingatkan kita akan perjuangan, pengorbanan, dan semangat juang para pahlawan bangsa yang telah mempertaruhkan jiwa raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kemerdekaan yang kita nikmati hingga hari ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang wajib kita hormati, kita jaga, dan kita teruskan," terang M Yusuf.
Diungkapkan, keluarga besar LVRI memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai perjuangan tersebut agar tetap hidup di tengah masyarakat. Semangat persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap tanah air dinilai harus terus ditanamkan kepada generasi muda.
"Sebagai keluarga besar Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), kita memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan. Kita harus perkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan rasa cinta tanah air," ungkapnya.
Listrik Indonesia

