PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Meskipun anggaran untuk gaji Tenaga Harian Lepas (THL) tahun 2017 terbilang tinggi dari tahun lalu, Pemko Pekanbaru tetap akan melakukan efesiensi dan evaluasi terhadap seluruh THL yang ada di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Seperti diberitkan kemarin, berdasarkan laporan dan hasil evaluasi kinerja yang disampaikan Kepala Tim Evaluasi THL, Azmi, banyak THL yang kerjanya hanya dua jam sehari. Hal ini dinilai sangat mubazir karena pemko menggaji orang yang kerjanya hanya duduk duduk saja.
Hal demikian juga diamini oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Pekanbaru HM Noer MBs.
"Tentu semua akan kita evaluasi, sesuai dengan profesional kinerja dan kebutuhannya. Jika tidak ada yang harus dikerjakan untuk apa kita rekrut mereka," ungkap Sekdako Pekanbaru, HM Noer MBs.
Dijelaskannya, saat ini seluruh Satuan Kerja (Satker) sedang melakukan evaluasi seluruh THL, jadi semua kewenangan berada di satker tersebut.
"Jika dibutuhkan, mereka akan tetap fungsikan, tapi jika tidak mereka akan dioper ke satker yang membutuhkan, intinya kita tidak akan melakukan perekrutan baru THL," paparnya.
Ditanya soal pengurangan gaji THL pada 2017, M Noer mengungkapkan bahwa hal itu tidak dilakukan, dengan syarat adanya THL yang dirumahkan. (R05)