Berpusat di Perkebunan Sawit di Rambah Samo, Banyak Warga Rohul Tak Tahu Terjadi Gempa Sore Tadi

Sabtu, 14 Januari 2017 | 01:05:32 WIB
ILustrasi gempa di Rambah Samo Rokan Hulu
PASIRPENGARAIAN (RIAUSKY.COM)- Gempa 5,3 skala richter yang melanda Rokan Hulu, Jumat,13 Januari 2016 ternyata banyak tidak disadari oleh warga setempat.
 
Mereka mengaku tidak merasakan apa-apa terkait efek gempa yang melandawilayah yang berbatasan dengan Sumatera Barat dan Kampar tersebut.
 
Seperti dilaporkan reporter riausky.com di Pasirpengaraian, umumnya warga tidak merasakan apa-apa saat terjadi gempa sekitar pukul 16.32 wib sore tadi.
 
''Kita tak merasakan apa-apa,'' ungkap Marwan, salah seorang warga yang ditemui di Pasirpengaraian. ''Kapan itu, kok kita gak adarasa bergoyang,'' lanjut dia lagi. 
 
Gempa berkekuatan 5,3 skala Richter itu juga tidak menimbulkan kerusakan.
 
Kepala BPBD Kabupaten Rohul Aceng Herdiana mengatakan gempa terjadi pada Jumat 13 Januari 2017, pukul 16.23 WIB. Pusat gempa berada di Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo, di lokasi perkebunan kelapa sawit.
 
"Kami mengetahui adanya gempa setelah diberitahukan oleh BMKG dan BNPB," kata Aceng.
 
Menurut Aceng, gempa yang terjadi tidak menimbulkan getaran sebagaimana umumnya, sehingga masyarakat setempat juga tidak menyadari adanya gempa tersebut.
 
"Sejauh ini tidak ada efek apa pun terkait gempa tersebut. Ini sangat mengejutkan kami, karena selama ini tidak pernah terjadi gempa di wilayah kami," kata Aceng.
 
Aceng mengatakan pihaknya akan segera mencari tahu soal adanya gempa tersebut. 
 
"Kita selama ini hanya mendengarkan bahwa Rohul memiliki potensi gempa yang sangat dahsyat. Tapi itu kan baru cerita dari mulut ke mulut. Karena itu, saya selaku BPBD akan mencari tahu ke instansi terkait soal potensi gempa tersebut. Ini perlu kita lakukan agar kita bisa lebih awal mengantisipasinya," kata Aceng.
 
Sementara itu, Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin mengatakan pusat gempa di Rohul berada di titik 0,76 LU (Lintang Utara), 100,43 BT (Bujur Timur), dan berada di kedalaman gempa 228 km.
 
"Gempa dalam akibat subduksi lempeng dan tidak ada dampak kerusakan akibat gempa ini. Subduksi lempengannya Indo-Australia dan Eurasia," kata Sugarin saat dimintai konfirmasi terpisah. (R07/dtc)

Terkini