PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Pekanbaru, Chairani menyebutkan pihak kecolongan terhadap pengawasan Panti
Asuhan Tunas Bangsa (TB). Bagi Chairani peristiwa ini akan menjadi pelajaran bersama.
Asuhan Tunas Bangsa (TB). Bagi Chairani peristiwa ini akan menjadi pelajaran bersama.
Demikian disampaikan Kadinsos Pekanbaru, Chairani usai acara bersama Bulog dan BRI di Hotel Winstars. "Jadi gini peristiwa ini jadi cambukan. Ini kealpaan kita semua," katanya.
Chairani tak menampik kecolongan atas pengawasan Panti Asuhan Tunas Bangsa. "Laporan anggota Panti asuhan beroperasi 2007. Selama beroperasi mungkin ada sesuatu hal yang tidak kita ketahui. Mari kita berusaha tidak terjadi lagi," pesannya.
Untuk itu Chairani berharap agar semua lapisan masyarakat juga ikut membantu lakukan pengawasan. “Ke depan bersama masyarakat atau Babinsa kalau ada aktivitas yang kurang di tengah informasi laporkan,” katanya.
Seperti diberitakan Pengelola Panti Asuhan Tunas Bangsa (TB) telah ditetapkan sebagai tersangka. Hal tersebut setelah Zikli, seorang bayi berumur 18 bulan meninggal dunia di Panti Asuhan Tunas Bangsa. (R05)