TOKYO (RIAUSKY.COM) - Pemerintah dan Industri Jepang cukup kewalahan mempersiapkan penyambutan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. Raja Salman berkunjung ke Jepang selama empat hari sejak tanggal 12-15 Maret 2017.
Pemerintah Jepang harus membuat perhitungan yang tepat untuk menyediakan fasilitas bagi Raja Salman bersama rombongan sebanyak 1.000 orang, 10 pangeran dan 10 menteri kabinet.
Bagi Jepang, rombongan Raja Salman terbilang sangat besar. Dengan jumlah tersebut, sebanyak 1.200 kamar hotel mewah di Tokyo disewa dan 400 unit limosin disiapkan.
Pelaku industri limosin Jepang pun merasa kewalahan. Ini lantaran jumlah limosin yang ada di Tokyo sangat tidak memadai sehingga harus mendatangkan dari provinsi lain.
"Karena kami tidak dapat menjamin tersedianya unit yang dibutuhkan hanya dari Tokyo, kami mendatangkan limosin dari Kanagawa dan Saitama serta wilayah Tokai," kata sumber di industri limosin, dilansir media nasional Jepang, Asahi Shimbun.
"Biaya perawatan untuk model mewah tersebut sangat mahal sementara permintaan kendaraan semacam ini sangat kecil," ujar sumber tersebut. (R02/Dci)