PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - Mantan Ketua Koperasi Sawit Raya H Zamur Das, sayangkan adanya pihak-pihak yang mengusik ketenteraman petani sawit bermitra dengan pihak PT Peputra Supra Jaya (PSJ). dengan mempersoalkan areal yang tempo dulu adalah hutan milik persukuan Kecamatan Langgam.
"Ya, kebun kami mulai diusik-usik oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan masyarakat makmur dan sejahtra. Dan ini tidak akan kami biarkan. Masyarakat siap turun memperjuangkan itu," jelas H Zamur, Selasa 8 Agustus 2017.
Lebih jauh diceritakan Zamur, bagaimana sejarah membangun kebun dengan pola kemitraan dengan pihak swasta pada tahun-tahun tak sedap.
"Banyak perusahaan yang kami datangi, dan begitu banyak juga perusahaan yang menolak, singkatnya, PSJ inilah yang berminat bermitra dengan kami," tambahnya.
Disebutkannya, saat ini, setelah tahun-tahun berjalan, bermitra dengan PSJ lewat pola Kredit sejak Koperasi Primer Anggota (KKPA) tahun 90 an telah membawah manfaat.
Ekonomi masyarakat melambung naik. Ini dapat dilihat, rata-rata pendidikan anak-anak sarjana, bahkan banyak yang kuliah diluar Provinsi Riau dan ada yang kuliah kedokteran.
"Perjalanan tidak selalu mudah, ada saja pihak-pihak yang tidak senang melihat masyarakat makmur dan sejahtera. Dan kami pastikan masyarakat tidak akan tinggal diam," ujarnya.
Tepisah, di Pengadilan Negeri Pangkalan Kerinci, Direktur PT NWR an, Muller Tampubolon tengah dilakukan pemeriksaan serta pembuktian dari pelapor begitu juga saksi lainya. (R09)