Bupati Kampar Hadiri Pengecekan Personel dan Peralatan Penanggulangan Karhutla Bersama Kapolri di SPN Polda Riau

Bupati Kampar Hadiri Pengecekan Personel dan Peralatan Penanggulangan Karhutla Bersama Kapolri di SPN Polda Riau

KAMPAR (RIAUSKY.COM) - Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. turut menghadiri kegiatan pengecekan personel sekaligus peralatan dalam penanganan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dilaksanakan di Gedung SPN Polda Riau, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (08/07/2026).

Pengecekan kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto, Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, para Pejabat Utama Polri, BPBD Provinsi Riau, Basarnas, BNPB, Manggala Agni, unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Selain melakukan pengecekan personel dan peralatan, Kapolri juga menyerahkan bantuan sarana, prasarana dan alat berat untuk mendukung penanganan Karhutla di wilayah Polda Riau, yakni 50 unit portable breathing apparatus, 2 unit Wontech Portable WiFi, 10 unit sepeda motor Kawasaki KLX 150 CC, 1 unit ekskavator Hitachi 110F Tahun 2026, serta 20 unit mesin pompa air.

Dalam arahannya, Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran agar mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau melalui sinergi seluruh stakeholder.

“Tadi kita cek satu per satu, dan Alhamdulillah saya lihat bahwa seluruh stakeholder yang ada, mulai dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, perusahaan-perusahaan swasta, dan seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Dan ini tentunya yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi Karhutla,” ujar Kapolri.

Kapolri juga mengungkapkan, berdasarkan laporan BPBD hingga saat ini telah terdeteksi sekitar 15 ribu hotspot. Setelah dilakukan pendalaman, terdapat sekitar 329 titik api yang memerlukan penanganan dengan luasan mencapai kurang lebih 15.000 hektare.

Menghadapi ancaman El Nino dan puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September, Kapolri meminta seluruh personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memastikan seluruh peralatan penanggulangan Karhutla dalam kondisi siap digunakan.

“Karena memang di Riau ini kebakaran hutannya berbeda dibandingkan dengan wilayah lain. Jadi ada dua kali potensi kebakaran hutan, dan salah satunya yang kita hadapi adalah di bulan Juli, Agustus, mungkin sampai September,” tegas Kapolri.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus memperkuat kesiapan personel maupun sarana pendukung sehingga penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terpadu.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan pemerintah pusat, Polri, TNI dan seluruh instansi terkait dalam mengantisipasi serta menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Ahmad Yuzar, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam meminimalisir terjadinya Karhutla di Kabupaten Kampar. Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memperkuat koordinasi bersama BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa dalam meningkatkan upaya pencegahan.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional