BOGOR (RIAUSKY.COM)- PNS cantik, Indria Kameswari (38) ditemukan tak bernyawa di rumahnya, di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9/2017). Korban diduga dibunuh oleh suaminya sendiri.
Korban ditemukn sudah tak bernyawa di kasur yang berada di ruangan tengah usai shalat Idul Adha sekitar pukul 07.30 WIB. Saat ditemukan tubuhnya masih hangat.
Kapolsek Cijeruk Kompol Safiuddin Ibrahim mengatakan, korban tinggal di perumahan River Valley Blok B2 Nomor 31, RT 01/08 Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk. Korban memiliki KTP dengan alamat Jalan Waraka I gg A no 11, Jakarta Utara.
Diduga korban dibunuh suaminya sendiri, Abdul Malik Azis (38). Namun polisi belum bisa memastikan siapa pelakunya. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Kami baru nyampe di TKP, belum ada data. Masih cari data-data. Saya masih konfrontir,” ujar Safiuddin kepada Pojokjabar.

Indria Kameswari semasa hidup. Dia adalah pegawai negeri di lingkungan BNN.
Menurutnya, korban ditemukan saat warga hendak bersilahturahmi usai melaksanakan shalat Idul Adha. “Ada warga yang melapor ke kami pagi,” terangnya.
Sementara, saat ditemukan, suami korban tidak ada di rumah. Dugaan sementara, korban di bunuh suaminya. Korban dan suaminya diketahui bertengkar hebat sebelum korban ditemukan meninggal.
Dari informasi yang diperoleh, Indria sempat bertengkar hebat dengan suaminya di dalam rumah, Jumat pagi (1/9/2017).
Saat itu, Indria sedang mempersiapkan perlengkapan untuk sholat Idul Adha. Korban sudah memakai kerudung putih, baju putih, dan celana jeans.
“Udah rapih pak, udah mau berangkat untuk sholat Idul Adha,” kata tetangga Korban Meylan kepada pojokjabar.com, saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat, (1/9/2017).

Indria Kameswari saat ditemukan meninggal dunia di rumahnya selepas salat Idul Adha.
Indiria Kameswari sendiri tewas diduga dibunuh oleh suaminya yang bernama Abdul Malik Azis. Kejadian itu disaksikan oleh anaknya yang masih berusia 4 tahun berinisial Mut.
“Saat itu anak korban teriak-teriak. Ia bilang mamahnya meninggal. Karena penasaran saya suruh suami saya (Hengky) untuk melihatnya. Pas diliat ternyata beneran sudah meninggal,” pungkasnya.
Kanit Reskrim Polsek Cijeruk, AKP Ma’rup berserta anggotannya sudah mengambil sidik jari korban. Jenazah korban rencannya akan dibawa ke RSUD Ciawi. Selanjutnya, kepolsian akan menghubungi pihak keluarga korban.(R04)
Sumber Berita: pojoksatu