BOGOR (RIAUSKY.COM)- Dugaan pembunuhan PNS cantik di Bogor, Indria Kameswari (38) menggegerkan warga di komplek perumahan River Valley Blok B2 Nomor 31 RT 01/08 Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk.
Indria diduga dibunuh oleh suaminya saat hendak berangkat menunaikan shalat Idul Adha, Jumat pagi (1/9/2017).
Jenazah Indria pertama kali ditemukan tetangganya Hengky (50) dan Tri (42) yang non muslim. Keduanya menjadi saksi kunci yang saat ini tengah didalami kepolisian.
Menurut keterangan istri Hengky, Meilan (49), awalnya terdengar suara seperti letupan senjata api dari dalam rumah korban. Tak lama, anak korban Mut (4) berlari keluar rumah untuk minta tolong.
“Dia (anak korban) datang ke sini (warung Meilan). Dia bilang mama meninggal tadi ditembak Abi (papah). Abinya pergi,” ujar Meilan kepada Pojokjabar, Jumat (1/10/2017).
Menurut Meilam, suaminya langsung ke rumah korban bersama tetangga lainnya, Tri. Di dalam rumah, keduanya mendapatkan korban sudah terkapar di dekat kamar mandi.
Lantai sudah penuh bersimbah darah yang keluar dari punggung korban. Korban pun langsung digotong ke atas kasur. Namun kondisi Indria sudah tidak bernafas.
“Kebetulan yang ada di sini keluarga kami karena non muslim. Semuanya sudah pada pergi untuk solat (shalat Ied),” tuturnya.
Menurut Meilan, Indria dan suaminya Abdul Malik Azis dikaruniai anak bernama Mut. Saat menikah, Indiriani sudah memiliki anak pertama yakni Gib (17).
Setahun ini suaminya tinggal bersama Gib di Bekasi. Sesekali pulang pergi menengok istri dan anaknya di Cijeruk Bogor.
Sebelum kejadian tersebut, lanjutnya, terdengar cekcok dari dalam rumah. “Mama mati ya ibu itu kenapa ya mama,” ungkap Meilan menirukan ucapan Mut.
Sementara Kepala Keamanan River Valley, Mulyana mengatakan, sesaat setelah kejadian, mobil suami korban Suzuki R3 Silver keluar dari komplek perumahan dengan kecepatan tinggi.
“Tadi mobil suaminya ibu itu ngebut melewati pos,” terangnya.
Tak lama, warga yakni Tri datang melaporkan adanny pembunuhan korban. “Kami langsung ke rumah Bu Indria. Dan kami laporkan ke polisi,” imbuhnya.(R04)
Sumber Berita: Pojok Satu