DUMAI (RIAUSKY.COM)- Mematuhi rambu-rambu dan aturan lalu lintas itu hal penting. Namun, hal tersebut mungkin tak penting bagi Aidil Putra, warga Lubuk Gaung.
Dia melanggar aturan lalu lintas dengan melakukan bonceng 5 anak beranak. Dan yang lebih membuat copot jantung, saat melintas, sepeda motor digunakan Aidil Putra bernomor polisi BM 5720 PY dari arah Jalan Tuanku Tambusai (dari arah kantor Walikota Dumai menuju Dumai), Kota Dumai, dia berusaha mendahului sebuah truk beriringan dengan sebuah sepeda motor BM 6342 RZ.
Ketika mendahului truk BK 8932 BM datang bus Bintang Utara dari arah yg berlawan, sehingga sepeda motor BM 6342 RZ mengurangi kecepatan. Namun sepeda motor BM 5720 PY yang dikendarai Aidil tidak mengurangi kecepatan dan berupaya menghindar ke kiri.
Akibat peristiwa ini, sepeda motornya oleh dan menghantam truk. Satu keluargamya menjadi korban kecelakaan lalu lintas tersebut. Aidil dinyatakan tewas, sementara empat lainnya luka-luka.
Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting ketika dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Emil Eka Putra membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Korban meninggal dan luka langsung dibawa ke RSUD Dumai,” terangnya.
Dijelaskannya, hari itu Aidil Putra (35) mengendarai sepeda motor Honda Blade BM 5720 PY. Dia datang dari arah kantor wali kota menuju kota melewati Jalan Tuanku Tambusai.
Kabarnya, Adil yang membonceng istri Engku Julina (37) dan tiga anaknya Khoirul Adla (5), Dahlansyah (2) dan Nur Aidlina (7), hendak pulang ke Lubuk Gaung.(R05)