Ibu Pemilik Warung di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah, Kata Anak Korban Ini Pelakunya...

Rabu, 04 Oktober 2017 | 21:51:11 WIB
Korban tergeletak di antara tumpukan barang dagangannya dengan tubuh bersimbah darah.

TEMBILAHAN, RIAUAIR.COM- Kelurahan Pekan Arba kembali dibuat heboh. 

Setelah penangkapan sepasang kekasih yang kedapatan membuang bayi perempuan mereka yang cantik, Rabu (4/10/2017), daerah tersebut kembali dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat wanita berlumuran darah di kedai tempatnya berjualan.

Perempuan itu diketahui bernama Yanti (42). Dia adalah perempuan pemilik kedai. Dia ditemukan tewas oleh anak kandungnya sendiri Rabu (4//10/2017) pagi tadi, sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu, sang anak hendak meminta tolong ibunya untuk mengambilkan baju seragam sekolah. Namun, dia dikejutkan dengan sesosok pria yang tidak dia kenali sedang menghunjamkan senjata tajam ke tubuh ibunya yang saat itu langsung terkapar di tumpukan barang di dalam kedai tempat usahanya.

Karena terkejut dan takut, anak korban pun memanggil dan berlari ke belakang kedai mencari ayahnya, Ahmad dan memberitahukan peristiwa apa yang baru dilihatnya.

Korban Yanti semasa hidup.

Dengan secepat kilat anak beranak itu kembali ke warung ditemani sejumlah warga yang mengaku terkejut dengan peristiwa itu.

Namun, saat itu, mereka hanya menemukan mayat korban. Sedangkan pria dimaksud, hilang begitu saja. 

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si didampingi Wakapolres  Kompol Dr. H. Azwar, S.Sos, M.Si, MH serta Kasat Reskrim AKP Arry Prasetyo, SH, MH yang turun langsung ke lokasi pembunuhan di tengah rinai hujan mengaku pihaknya masih menyelidiki kasus ini dari keterangan para saksi.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu terjadi ketika anak korban yang selesai mandi, dan hendak meminta pakaian kepada korban, melihat ibunya sudah dalam keadaan terbaring di dalam warung dan tampak ditikam oleh seorang laki-laki tidak dikenal, dengan senjata tajam. 

“Melihat hal tersebut, anak korban langsung  melarikan diri dari belakang rumah dan meminta pertolongan kepada ayahnya Akhmad, yang sedang mengantarkan makanan untuk anaknya yang lain di warung pinggir jalan Pekan Arba. Bersama – sama mereka kemudian kembali ke rumah, namun yang mereka temukan hanya jasad korban yang sudah meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah, sedangkan pelaku tidak diketahui kemana perginya,”Kata Kasat Reskrim.

AKP Arry mengatakan pihaknya akan terus menyelidiki kejadian tersebut, dan mengultimatum pelaku untuk segera menyerahkan diri. Bantuan informasi juga diharapkan dari masyarakat, agar kasus ini cepat terungkap.(R07/R15)

Terkini