Gara-gara Istri Ingidam Buah Jamblang.. Pasutri Jatuh ke Jurang dan Nyaris Bertemu Malaikat Maut

Senin, 09 Oktober 2017 | 16:00:26 WIB

GEMPOL (RIAUSKY.COM) - Maksud hati Samsul Mufid, 33 memang baik. Ia ingin menyenangkan istrinya Naning Isnawati, 31 yang tengah hamil 7 bulan. 

Pasutri asal Dusun Jangan Asem, Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon Sidoarjo itu berburu buah duwet alias juwet alias jamblang ke Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Minggu (8/10).

Namun, lantaran Samsul tak menguasai medan di jalur Wonosunyo-Jeruk Purut yang cukup terjal, keduanya pun mengalami kecelakaan. Motor yang dikemudikan keduanya hilang kendali. Pasutri itu pun terperosok ke jurang sedalam 8 meter. 

Untung saja, kondisi jurang yang tak terlalu terjal plus ditumbuhi banyak tanaman membuat kedua pasutri itu masih bisa diselamatkan. Pun demikian dengan kondisi kehamilan Naning Isnawati. 

Seperti dimuat Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.30. Saat itu, pasutri itu baru saja berburu Juwet di Desa Wonosunyo, Gempol. 

Saat sampai di jalan menurun cukup curam di jalur Wonosunyo-Jeruk Purut masuk Dusun Genengan, Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, motor Yamaha Mio N 2337 TCT yang dikemudikan Samsul Mufid hilang kendali. Saat sampai di pertigaan, motor yang melaju dari selatan ke utara itu tak belok dan bablas masuk jurang sedalam 8 meter. 

“Kejadian ini masuk kecelakaan tunggal. Dipicu kurang kehati-hatiannya pengendara motor. Sang pengendara motor tak kuasai medan,” ujar Kanit Lantas Polsek Gempol, Iptu Agus Purwanto.

Mengetahui korbannya masuk ke dalam jurang, warga sekitar langsung memberikan pertolongan. Saat itu juga, pasutri itu langsung dilarikan ke UGD RS. Bhayangkara, Pusdik Brimob, Watukosek untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat kejadian itu, Samsul Mufid sang suami mengalami sejumlah luka. Mata kanannya lebam, bahu kanan memar, hidung lecet dan dahi kanan lebam. Sementara sang istri tangan kanan dan pipi kiri mengalami lecet. Beruntung, kandungan Naning juga masih bisa diselamatkan. 

Sementara itu, motor korban mengalami kerusakan di totok depan pecah, setir kiri bengkok, dan lampu depan pecah. Motor itu kini diamankan di poslantas Gempol.

“Korbannya selamat, hanya mengalami luka-luka saja. Beruntung sesaat setelah kejadian, korban langsung ditolong warga sekitar, dan dilarikan ke rumah sakit,” ungkap Agus. 

Menurut Agus, lokasi tempat pasutri mengalami kecelakaan itu memang masuk jalur blackspot rawan kecelakaan. Beberapa waktu lalu, sempat ada kecelakaan yang merenggut korban jiwa yang menimba pemuda boncengan tiga yang membawa jeriken air. 

Agar insiden kecelakaan tak terulang di ruas jalur setempat, Agus berharap di ruas jalan setempat bisa dipasang guardrail. (R02/Jpg)

Terkini