MENGERIKAN, Selepas Makan, Dengan Mata Melotot, Pria di Inhil Tebas Leher Anak dan Istrinya Pakai Kapak...

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 18:01:25 WIB
Kondisi korban NL saat dilarikan ke rumah sakit.

TANAH MERAH (RIAUSKY.COM)- Kejadian sadis dan mengerikan kembali membuat heboh warga Tanah Merah, Indragiri Hilir, Jumat (27/10/2017) malam.

Seorang pria paruh baya, berinisial SP (52) warga Jalan Cermai RT 03 RW 06 Kampung Serong, Desa Tanah Merah membacok kepala istrinya, JN (57) menggunakan kapak dan menghajarnya menggunakan linggis. 

Tak hanya sang istri, SP pun menghajar kepala anaknya yang sedang berusaha menolong sang ibu dengan kapak yang sama. Namun, sang anak berhasil menghindar sehingga sabetan kapak hanya mengenai pipinya hingga mengalami pendarahan cukup parah.

Dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan, disebutkan, peristiwa itu berlangsung tiba-tiba saja dan belum diketahui penyebabnya. 

Awalnya, tiga anggota keluarga itu, masing-masing SP (52), suami, JN (57) istri dan NL (23) anak itu sedang makan malam bersama sekitar pukul 19.00 WIB. 

Saat itu, tidak ada pembahasan yang aneh dan luar biasa antara ketiganya. Hingga kemudian selesai makan, NL masuk ke dalam kamar, kemudian kedua orang tuanya, SP dan JN ke dapur. 

Entah apa yang terjadi, tiba-tiba saja, SP menyerang sang istri, JN menggunakan kapak dan linggis, hingga perempuan paruh baya itu terkapar dan sempat berteriak minta tolong. 

Mendengarkan ada kegaduhan, NL pun datang ke arah belakang rumah dan melihat sang ibu sudah dalam kondisi tergeletak dan berencana membantu ibunya yang juga mengalami luka pada bagian leher. 

Ternyata, tanpa diduga, SP kembali datang dan menyerang NL yang sedang merangkul ibunya menggunakan kapak yang sama juga linggis. 

NL sempat terkejut dengan serangan tersebut dan berusaha menghindar. Walai berhasil menghindar, namun, wajah NL ternyata terkena sabetan kapak tajam sang ayah yang tepat mengenai wajahnya hingga mengalami luka serius. 

''Jadi, awalnya peristiwa ini diketahui karena korban, NL teriak minta tolong, sehingga puluhan warga yang curiga mendengar teriakan keras itu langsung datang dan berusaha memberikan pertolongan,'' ungkap kata Koramil 02/Reteh Iwan Handoko berdasarkan laporan dari Babinsa Tanah Merah Serda Payaman Siregar.

Melihat warga berdatangan, SP pun lantas melarikan diri melalui pintu belakang. Namun, upayanya sia-sia, karena lokasi di sekitar tempat kejadian sudah dipenuhi warga. 

SP pun lantas diamankan warga dan dibawa ke Mapolsek Tanah Merah. Sedangkan kedua korban yang tak lain ibu dan anak mendapatkan perawatan intensif di puskesmas terdekat. 

Dari informasi yang diperoleh pada pihak keluarga, disebutkan, SP diduga memang mengalami gangguan kejiwaan, sehingga, diduga kuat peristiwa penyerangan dan peristiwa berdarah itu terjadi.

''Jadi dari infonya memang pelaku mempunyai kelainan jiwa. Sebelumnya, beberapa tahun lalu, dia sempat berupaya bunuh diri. Bahkan, baru dua bulan lalu, dia juga nekat meminum cairan baygon. Tapi rencananya berhasil digagalkan oleh pihak keluarga dan warga,'' ungkap Iwan Handoko.

Situasi ini juga mendekati kebenaran sesuai dengan keterangan NL, dimana sebelum melakukan penyerangan terhadap dirinya, dia sempat melihat wajah sang ayah seperti diliputi kemarahan yang amat sangat. Bola mata SP bahkan disebutkan sempat melotot tak karuan seperti orang kesetanan sebelum akhirnya mendaratkan kapak ke tubuh anak dan istrinya. 

Saat ini, kedua korban penyerangan masih di bawah pengawasan piahk puskesmas sembari mendapatkan perawatan.(CR4/sal)

Terkini