BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM)- Warga di Kepenghuluan Mumugo, Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir sedang diramaikan dengan kedatangan dua ekor gajah liar di perkebunan mereka.
Meski belum sempat mengganggu. Namun, ada kakhawatiran akan merusak perkebunan atau mengganggu ketenteraman warga.
Terkait itu, dua hari terakhir, Upika Kecamatan Tanah Putih berkorrdinasi dengan BKSDA Provinsi Riau untuk memancing gajah tersebut kembali masuk ke dalam hutan.
Upika berharap petugas teknis itu segera mengamankan gajah liar yang beberapa hari ini berkeliaran di daerah Kepenghuluan Mumugo.
"Ya, BKSDA itu membawa dua ekor gajah jinak untuk mengamankan gajah liar itu," kata Camat Tanah Putih, Ramlan SSos, Selasa (7/11/2017) disela ikut dalam proses menangkap gajah liar di Mumugo tersebut.
Menurut Ramlan, gajah liar itu ada sekitar dua ekor berkeliaran di Mumugo. Hanya saja sejauh ini belum ada menganggu rumah, pondok ataupun tanaman milik warga.
"Artinya, kami dari Upika antisipasi dulu sebelum terjadi," ujar Ramlan.
Camat menambahkan, selain mendatangkan tim BKSDA, pihaknya juga mendatangkan tim dokter hewan dari Medan, Sumut. "Untuk menangkap gajah liar itu harus dibius dulu. Makanya kita datang dokter ahlinya," terang Ramlan.
Camat yakin, dua gajah liar berkeliaran di daerah Mumugo bisa ditangkap oleh tim BKSDA. "Nanti, kalau dapat akan dibawa oleh tim BKSDA ke Pekanbaru untuk dirawat sebagaimana mestinya," tutup Ramlan.(R15)