Begini Rekam Jejak Perampokan Armada Go-Car yang Tewaskan Ardhie Nur Aswan

Senin, 27 November 2017 | 18:43:52 WIB
Jenazah Ardhie Nur Aswan, Sopir Go-Car yang dilaporkan hilang.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Teka-teki tewasnya Ardhie Nur Aswan sedikit demi sedikit terungkap.

Setelah menemukan jenazah Sopir Go-Car itu di KM 57 Kandis-Samsam, kabupaten Siak pada 7 November 2017 lalu, kepolisian akhirnya berhasil menemukan mobil Suzuki Ertiga BM1654 NV milik korban yang digunakan sebagai armada Go-Car.

Mobil tersebut ditemukan remuk di dasar jurang di daerah Tanah Karo, Sumatera Utara.

Mobil itu ditemukan dalam kondisi rusak parah. Diduga, mobil yang menjadi objek pencarian oleh aparat kepolisian sekitar sebulan terakhir ini memang sengaja dibuang oleh para pelaku untuk menghilangkan jejak. 

Penemuan mobil ini juga menguatkan kalau kasus ini adalah murni tindak perampokan dan pelakunya pun diduga melibatkan lebih dari satu orang. 

Aparat kepolisian pun tak ingin kehilangan fokus pasca penemuan mobil yang digunakan korban sebagai armada Go-Car. Sampai saat ini, aparat kepolisian masih berada di lapangan untuk memastikan siapa pelaku yang membuang mobil dan motif sebenarnya.

Untuk menguatkan informasi seputar kasus yang menghebohkan bagi banyak warga Pekanbaru khususnya para awak armada taksi online, berikut kami sajikan kembali informasi terkait tewasnya Ardhie Nur Aswan, sopir Go-Car.

23 Oktober 2017
Ardhie Dilaporkan Hilang 

Ardhie Nur Aswan Sopir Go-Car terakhir sekali menerima orderan dari seorang pelanggan pada Ahad, 22 Oktober 2017 malam.  

Saat itu, dia diminta menjemput orderan dari seorang penumpang di daerah jalan Riau. 

Dia berangkat dari rumahnya yang beralamat di Perumahan Delima Puri, Jalan Delima, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan Pekanbaru dengan mengendarai mobil merk Suzuki Ertiga warna putih dengan nomor polisi BM 1654 NV.

Semenjak itu, Ardhie tak lagi bisa dihubungi dan dia tak pernah kembali. Keluarga yang risau kemudian melaporkan kepada aparat kepolisian pada 23 November 2017.


24 Oktober 2017
Ponsel Ditemukan di Air Hitam

Pasca laporan kehilangan, seluruh rekan-rekannya sesama armada Go-Car melakukan upaya pencarian dengan menggunakan komunikasi GPS yang bersumber dari ponsel korban.

Terakhir sekali terdeteksi korban berada di Jalan Air Hitam, kelurahan Marpoyan Damai Pekanbaru. 

Akhirnya, setelah melakukan pencarian, ponsel korban, jenis Iphone ditemukan di daerah Air Hitam, namun pemilik dan mobil yang digunakan tidak ditemukan.

Iphone itu pun ditemukan dalam kondisi sudah rusak parah dan hancur diduga dirusak oleh pelaku. 


7 November 2017 
Hebohkan Penemuan Tengkorak di KM 57 Kandis

Info tentang Ardhie kembali ramai dibicarakan setelah warga di KM57 kandis-Samsam kabupaten Siak menemukan tengkorak manusia sudah dalam kondisi hancur di dalam areal perkebunan.

Tidak jauh dari tengkorak itu, warga menemukan pakaian, yakni celana levis, baju kaos. Di lokasi penemuan tengkorak dan kerangka manusia itu, juga ditemukan tali putih kekuningan diduga bekas untuk mengikat tubuh korban kerangka manusia.

Tak berapa lama setelah dilakukan identifikasi, sempat santer disebutkan kalau kerangka itu adalah Ardhie Nur Aswan. 

Untuk memastikannya, jenazah yang sudah jadi tengkorak tak berbentuk lagi itu dibawa ke RS Bhayangkara Kepolisian di Pekanbaru. 

Saat itu, keluarga korban yakin kalau itu mayat Ardhie setelah melihat baju dan celana.


8 November 2017
Sampel DNA Ardhie dan ibunya Dikirim ke Jakarta

Bukti sekunder kepemilikan pakaian yang diduga adalah milik korban tidak cukup untuk memastikan itu adalah jenazah Ardhie.

Akhirnya aparat kepolisian membawa sampel DNA mayat ke Labfor jakarta untuk dilakukan uji DNA dari sumsum tulang dan gigi.


13 November 2017
Kapolres Siak Umumkan Kecocokan DNA

Kapolres Siak, Kombes. Pol.Barliansyah  mengeluarkan pemberitahuan kecocokan DNA Ardhie Nur Aswan dengan sampel DNA ibunya.

Semenjak itu aparat kepolisian fokus melakukan pelacakan terhadap mobil milik korban.


27 November 2017

Kapolresta Pekanbaru Umumkan Mobil Ditemukan

Cukup lama melakukan penelusuran, akhirnya jajaran Polresta Pekanbaru berhasil menemukan mobil yang digunakan korban sebagai armada Go-Car.

Mobil tersebut ditemukan remuk dan rusak parah di dasar jurang di daerah Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Kepolisian sendiri belum menyebutkan detail penemuan mobil itu, termasuk kapan dan posisi pasti. Namun, saat ini barang bukti penting ini sudah diamankan di RSDC Rumbai Pesisir.(R05)


 

Terkini