PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Keberhasilan suatu pendataan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan petugas di lapangan, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat yang menjadi sumber informasi. Semakin baik kerja sama terjalin, semakin berkualitas pula data yang dihasilkan.
Dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mengajak masyarakat untuk berperan aktif melalui sebuah pesan sederhana yang mudah diingat. Pesan tersebut dirangkum dalam tiga huruf TIR yang memiliki makna penting bagi kelancaran sensus.
Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, memperkenalkan istilah TIR sebagai pedoman bagi masyarakat saat menerima kunjungan petugas sensus. TIR merupakan singkatan dari Terima, Isi, dan Rahasia terjaga.
Menurutnya, ketiga kata tersebut menggambarkan tahapan sederhana yang perlu dipahami masyarakat selama proses pendataan berlangsung. Dengan memahami makna TIR, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi tanpa rasa khawatir.
"Bagi masyarakat mari kenali petugas sensus kita, dengan ingat TIR. Terima, Isi, Rahasia terjaga itu kuncinya," ucapnya saat melakukan sensus ekonomi bersama Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto di Pekanbaru, Senin (15/06/2026).
Asep menjelaskan bahwa kata pertama, yakni Terima, berarti masyarakat diharapkan menerima kedatangan petugas sensus dengan baik. Kehadiran petugas merupakan bagian dari upaya negara untuk memperoleh data yang akurat mengenai kondisi perekonomian.
Melalui sambutan yang baik dari masyarakat, proses pengumpulan data dapat berjalan lebih lancar. Selain itu, komunikasi antara petugas dan responden juga akan terjalin dengan lebih efektif.
Sementara itu, kata kedua yaitu Isi mengandung makna bahwa masyarakat diminta memberikan jawaban sesuai kondisi dan fakta yang sebenarnya. Karena, data yang diberikan oleh masyarakat nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.
Kemudian, Rahasia terjaga artinya informasi yang disampaikan masyarakat dijamin tidak tersebar luas. Sebab, seluruh data yang diberikan akan dilindungi sesuai ketentuan.
“Untuk memudahkan masyarakat, ingat tiga kata kuncinya yaitu TIR. Terima kunjungan petugas kami dengan baik, Isi dan jawab data sesuai dengan faktanya, Rahasia data tersebut akan kami jaga kerahasiaannya,” jelasnya.
Asep menegaskan bahwa perlindungan data responden merupakan salah satu komitmen utama BPS dalam setiap pelaksanaan sensus dan survei. Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk memberikan informasi yang diperlukan oleh petugas.
“Jadi prinsipnya adalah Terima, Isi, dan Rahasia terjaga. Terima kasih banyak atas dukungannya, Pemerintah Provinsi Riau. Insyaallah, BPS bersama seluruh masyarakat Riau siap menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 ini agar data perekonomian kita menjadi lebih terstruktur,” pungkasnya.
Listrik Indonesia

