DURI (RIAUSKY.COM)- Setelah berkutat selama lebih kurang dua jam, kebakaran di Mal Mandau City berhasil dikuasai.
Api dilaporkan padam sekitar pukul 16.45 WIB sore tadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang membuat suasana liburan warga Kota Duri dan Sekitarnya itu menjadi terusik.
"Tidak ada korban jiwa. Api sudah berhasil dipadamkan. Tinggal menunggu pendinginan," ujar Danru Fire Kecamatan Mandau, Jefri yang terlihat kelelahan usai bertungkus lumus memadamkan api kepada riaulantang.
Sulitnya memadamkan kebakaran tersebut karena kondisi di sekitar lokasi kebakaran dipenuhi asap hitam pekat.
Petugas yang berusaha masuk ke dalam lokasi Mal harus menggunakan masker untuk bisa memadamkan api. Sementara di dalam mal, asap hitam pekat juga menutupi jarak pandang.
Untuk membantu percepatan membersihkan udara di dalam pusat perbelanjaan itu, petugas Damkar Kecamatan Mandau terpaksa memecahkan kaca di depan gerai KFC.
Seperti diberitakan sebelumnya, Mal Mandau City di Jalan Sudirman Kota Duri, Bengkalis terbakar Jumat (1/12/17) siang sekira pukul 14.30 WIB.
Suasana mal yang sedang ramai karena dipenuhi pengunjung pada hari libur Maulid Nabi tersebut berubah panik begitu alarm kebakaran berbunyi dan asap hitam membumbung dari gerai makanan siap saji, Kentucky Fried Chicken (KFC).
Hingga pukul 15.42 WIB ini asap tebal berwarna hitam masih memenuhi bagian dalam dan pintu masuk mal.
Sementara puluhan petugas pemadaman kabakaran dari pihak pemerintah dan CPI tengah berupaya memadamkan api.
Kebakaran hebat di tengah kota itu sontak membuat warga heboh. Ratusan warga memadati areal mall hingga jalan Sudirman Duri. Jalanan pun menjadi macet.
Informasi di lapangan, kebakaran itu diduga berasal dari salah satu toko siap saji KFC yang berada di sisi kiri pintu masuk.
Dikabarkan, api berasal dari slang gas tanam elpiji Kentucky Fried Chicken (KFC) yang bocor dan meledak hingga tak terpadamkan.
Saat kejadian, pengunjung mall tengah ramai menikmati liburan akhir pekan terpaksa berhamburan menyelamatkan diri keluar bangunan dan sebelum terjadi kebakaran, terlebih dahulu terdengar tiga kali ledakan dan bunyi bel emergensi. (R04/rlc)