SIAK (RIAUSKY.COM) - Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H TS Hamzah menyerahkan hadiah lomba foto Tour de Siak 2017 di ruang kerjanya, Jumat (29/12/2017).
Hal ini ditandai dengan penyerahan tropi, sertifikat dan uang tunai kepada para pemenang lomba fotografi kategori umum dan pelajar.
Dalam kesempatan itu Hamzah mengucapkan terimakasih kepada peserta lomba yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini.
"Saya ucapkan terimakasih kepada peserta, terutama kepada pemenang. Teruslah berkarya untuk menghasilkan foto yang bagus," ujar Hamzah.
Kabag Humas dan Protokol Wan Saiful Effendi mengatakan, selama masih ada kegiatan Tour de Siak pihaknya masih akan melaksanakan lomba foto tersebut.
Mantan Camat Siak itu merincikan hadiah pertama lomba foto kategori umum tersebut, juara I memperoleh uang tunai sebesar Rp6 juta dimenangkan oleh Indra Syahputra, juara II Dedi Susanto Rp5 juta, Juara III Rp 4 juta diraih Syawaludin dan Harapan I Rp3 juta diraih oleh T Dahya.
Untuk kategori pelajar juara I diraih M Irfandi (Rp4 juta), juara II M Syauki Rab (Rp 3 juta), juara III Syafik Zajwan Raeka (Rp2 juta) dan Harapan I Syafrizal (Rp1,5 juta)
Ditempat terpisah, Said Mufti selaku ketua tim juri lomba foto Tour de Siak 2017 mengatakan, dalam melakukan penilaian tim juri melihat dari sisi teknis, seperti fokus atau ketajaman foto, ruang tajam (depth of field), kontras, pencahayaan, dan tingkat editan foto paska pengambilan foto.
"Kami menilai dari aspek teknis, selain itu pesan yang disampaikan melalui gambar adalah bagaimana kedekatan masyarakat Siak dengan Tour de Siak (TdSi), bagaimana besarnya perhatian masyarakat terhadap event ini," ujar Said Mufti.
Ia berharap dengan adanya lomba foto ini, di dapatkan hasil foto yg berkualitas yang dapat digunakan sebagai alat promosi bagi event TdSi ini, sehingga tidak saja menjadi kebanggan masyarakat Siak saja, melainkan kebanggaan Riau.
Ditambahkannya, aspek tematis menjadi hal utama, yakni melingkupi unsur-unsur yang terkait dengan tema lomba yang disodorkan. Tema olahraga budaya dan pariwisata yang dikemas dalam event TdSi, artinya fotografer sebisa mungkin menampilkan unsur olahraga, budaya dan keindahan yang menjadi ciri khas objek wisata dalam objek fotonya.
Sementara menurut juri kedua Nita Rimayanti Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Riau, dalam penjurian ia terlebih dahulu melihat pada sisi teknis pengambilan gambar, ketajaman, kualitas foto, dan yang penting ada pesannya.
"Yang pertama kita nilai tentu teknis dasar fotografinya, kemudian ada pesan yg ingin disampaikan oleh fotografer. Dan tentu saja di sesuaikan dengan kriteria lomba. Pada tahun ini kita menyesuaikan antara foto sport, foto bangunan dan masyarakat," ujarnya.
Sehingga yang terbaik tahun ini, kata Nita, bagaimana sebuah foto menggambarkan antara event dengan masyarakat Siak yang begitu antusias. Pengambaran budaya Siak dapat tersampaikan melalui bangunan-bangunan yang ada di Siak.
"Namun, ada satu hal yang juga ikut mempengaruhi penilaian, yakni selera juri," tutup Nita sambil tersenyum. (R08)