PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Namanya Kasmawati, dara asli Pelalawan. Di pentas politik kepartaian, namanya mungkin jarang terdengar. Namun, wanita muda yang tunak sebagai pelaku dunia usaha ini asing dengan aktivitas politik.
Hampir 10 tahun terakhir dihabiskan gadis kelahiran Sorek, Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, 29 tahun lalu itu berjuang bersama banyak politisi senior dalam membangun iklim demokrasi yang sehat.
Sebut saja nama H Herman Abdullah, mantan Wali Kota Pekanbaru dan Dr Firdaus ST, MT yang kini masih aktif sebagai Wali Kota Pekanbaru mempercayakan banyak strategi politiknya kepada lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Ilmu Keguruan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) ini.
''Awalnya hanya menjadi pegawai biasa, lalu dipercaya menjadi akunting, bendahara pemenangan calon. Semua mereka berperan besar membentuk karakter politik saya,'' ungkap dara kelahiran 6 Oktober 1988 itu.
Kasmawati atau yang akrab disapa Ikas ini mengaku banyak belajar dari tokoh-tokoh besar di Provinsi Riau dalam berpolitik. ''Politik itu persahabatan, pertemanan. Makin banyak sahabat, semakin luar wawasan dan pergaulan, jadi jangan dibatasi dan berusahalah menjaga persahabatan,'' ungkap dia membuka pembicaraan.
Begitu pun dengan keikutsertaannya pada pertarungan politik pemilihan legislatif tahun 2019 yang akan datang. Disebutkan Kasmawati, awalnya hanya sebatas bincang-bincang sesama pemuda Pelalawan di Pekanbaru.
''Ternyata teman-teman memperhatikan dan mengajak untuk tak sekadar melihat, namun berbuat untuk kampung halaman, Pelalawan,'' kenang Ikas.
''Saya sangat mencintai kampung, Sorek, walau lebih banyak berjuang di Pekanbaru. Namun, dalam banyak kesempatan, baik ketika pulang ataupun melalui grup-grup sosial, dirinya mengaku banyak mendapat masukan dan ajakan untuk pulang ke kampung, ikut membantu kemajuan kampung halaman,'' kenang dia.
Ternyata gayung bersambut, partai yang menjadi wadah berpolitiknya mendukung dengan mencalonkan Kasmawati untuk berjuang membngun Kampung halamannya.
Apalagi, sebut Kasmawati, partainya juga memberikan garansi kemudahan kepada kaum wanita untuk terjun ke dunia politik. ''Mudah-mudahanlah, dengan niat yang suci, ingin memajukan kampung halaman, saya akan memperjuangkan kemajuan Kecamatan Pngkalan Kuras dan Pangkalan Lesung. Mohon izin dan doa dari semua sahabat, para ninik mamak dan orang tua juga keluarga untuk niat saya ini. Semoga apa yang telah dipelajari bisa bermanfaat untuk membangun Pelalawan,'' ungkap dia. (***)