PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - Surfing atau masyarakat Melayu lebih mengenal dengan sebutan Bekudo Bono makan digelar 22-24 November 2018.
Sejauh ini pengemar pencari sensasi, dan pecandu adrenalin telah menyatakan ketertarikan mereka mengikuti Festival Bekudo Bono. baik datang dari masyarakat lokal atau manca negara.
Informasi ini disampaikan Andi Yuliandri S.Kom, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepamudaan dan Olahraga, Senin 29 Oktober 2018.
Untuk persiapan hajatan tahunan ini sambung, Andi Yuliandri S.Kom telah hampir rampung, termasuk sejumlah penginapan para peserta surfing.
"Ya, persiapan di lapangan telah oke, begitu akomodasinya, dan khusus penginapan para peserta surfing tinggal koordinasi dengan masyarakat Teluk Meranti, dan saya pikir tak ada masalah," ujarnya.
Untuk para penggemar surfing, pencari sensasi, dan pecandu adrenalin, yang datang dari manca negara juga telah kita siapkan pemandu wisata (queide).
"Dan dari manca negara, baik dari Australia, Belanca, Singapura, Amerika dan lain-lain, telah kita kontak, ya, mereka akan datang. Dan khusus dari masyarakat lokal juga telah banyak melakukan kontak dengan pihak kita," imbuhnya.
Posisi lain sambung mantan Kaban Kepegawaian daerah ini bahwa Untuk promosi objek wisata bomo. Pihak Kementerian Pariwisata tahun ini telah merealisasikan anggaran sebesar Rp1 M. Anggaran tersebut Rp 600 juta diantaranya dipakai oleh kementerian untuk promosi bono. Dan Rp 400 direalisasikan kedaerah.
"Jadi untuk daerah tersebut pihak kita mengusulkan kegiatan festival bono, melalui prosal, msementara kegiatan masih ditangan dikementerian," tutupnya. (R09)