Sandiaga Akan 'Cabein' Mulut Politisi yang Suka Bicara Kotor

Senin, 12 November 2018 | 16:22:19 WIB
Sandiaga Uno memegang segenggam cabai yang disebutnya dengan lado. Lado ini akan digunakan untuk mulut politisi yang suka bicara kotor.Foto: riau1

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga  S.Uno kembali berkunjung ke Kota Pekanbaru. 

Pasar Panam yang identik dengan pedagang dan pembeli tradisional menjadi tujuannya bertemu masyarakat pendukungnya.

Sandi terlihat berdialog dengan seorang pedagang cabai bernama Pak De, tentang harga cabai. ''Harga cabai stabil, relatif murah, tapi kita berharap bisa lebih murah lagi, di bawah Rp25.000, supaya bisa mngurangi beban biaya untuk kaum ibu,'' ungkap Sandi yang disambut gembira para ibu yang memenuhi lokasi pasar. 

Sembari bercanda memegang cabai dan membelinya sebanyak 1 kilogram, Sandi mengenakan kosa kata minang 'lado' untuk menyebutkan cabai. 

''Dulu waktu kecil, di Rumbai, kalau ada yang suka ngomong tak baik, ibu saya suka bilang, nanti mulutnya diladoi (dicabe-in),'' ungkap Sandi sehingga memancing gelak tawa warga dan pedagang yang mayoritas memang orang minang perantauan Pekanbaru.  

''Na, cabai ini nanti saya bawa ke Jakarta, nanti kita ladoi mulut politisi yang suka bicara bicara kotor," kata Sandiaga sambil bercanda, sehingga membuat warga tertawa dengan polahnya. 

Sandi juga berusaha terus membangun komunikasi verbal dengan publik pemilihnya di Pekanbaru, dimana, dia menggunakan kata 'dakek disiko' saat menyebutkan putra asli Rumbai, dakek di siko.

Bahasa itu tentu saja sangat lazim bagi warga Kota Pekambaru yang memang mayoritasnya merupakan lumbung suara bagi pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. 

Selain berkunjung ke Pasar Panam, Sandiaga juga bertemu dengan ribuan kaum ibu dari seluruh kelurahan di Kota Pekanbaru di markas DPW PAN Riau di Jalan Arifin Ahmad juga berkunjung ke Pondok Pesantren Babussalam Panam.(R03)

Terkini