KASMAWATI: Karena Bangga Lihat Perjuangan Mereka, Saya pun Pilih Menjadi Seorang Guru

Selasa, 27 November 2018 | 02:13:17 WIB
Kasmawati

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Guru adalah suluh. Guru adalah penerang. Dari figur para guru, terlahir orang-orang pintar dan cerdas di bumi ini. Tanpa guru dan ilmu, dunia akan gelap gulita.

Hal tersebut diungkapkan Kasmawati, Calon Legislatif DPRD Kabupaten Pelalawan, yang juga tokoh pemuda Pangkalan Kuras-Pangkalan Lesung memaknai peringatan hari Guru yang jatuh pada 25 November 2018 yang lalu.

Dikatakannya, menjadi seorang guru adalah cita-cita mulia. Karena, disana ada peran besar yang diambil untuk melahirkan generasi muda terdidik.Guru tidak berbicara tentang anak atau keluarganya semata, namun, seluruh anak. 

Guru menempatkan dirinya dalam porsi yang tidak kalah besar dibandingkan peran orang tua. Karena itulah, sungguh sebuah pengorbanan yang demikian besar dan pahala yang demikian besar pula bagi seorang guru ketika menjalankan tugasnya mencerdaskan anak bangsa.

Kepuasan seorang guru, dikatakan Kasmawati yang juga alumni Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan (FKIP) bukan terletak pada apa yang dia dapatkan, tapi ketika melihat anak-anak didiknya berhasil tumbuh menjadi orang-orang yang berguna bagi diri, keluarga dan juga masyarakatnya. 

''Ya, bila mengingat masa kita SD, tak mengetahui apapun tentang baca tulis, guru memegang peranan besar. Hingga menjadi seorang terdidik di bangku perkuliahan, peran guru demikian besar. Karena itulah, ungkapan terima kasih taka kan cukup untuk mengungkapkan seorang guru,'' ungkap Kasmawati yang memang concern dengan persoalan pendidikan ini. 

Sebagai salah seorang guru, walau lebih banyak menghabiskan aktivitas sebagai seorang profesional akunting di dunia perpolitikan, Kasmawati mengungkapkan kalau dia selalu bangga terlahir sebagai seorang guru. ''Karena itulah, saya mempunyai cita-cita besar dan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan para guru,'' ungkap dia.

''Banyak diantara guru-guru kita yang hidupnya untuk mengabdi pada anak-anak didik. Adalah kewajiban dari kita semua untuk memperhatikan nasib mereka,'' ungkap caleg Nomor Urut 5 Daerah pemilihan Pangkalan Kuras-Pangkalan Lesung ini.

''Pemerintah, maupun anggota legislatif, termasuk komponen yang  bisa memperhatikan nasib para guru. Dengan memperhatikan kesejahteraannya, meningkatkan kualitas dan mutu keilmuannya. Semua itu bisa menjadi bentuk perhatian dari pemerintah untuk para pencerdas anak bangsa,'' ungkap Kasmawati. 

''Ya, saya tak ingin muluk-muluk. Namun, bila dipercaya kelak mewakili masyarakat Pangkalan Kuras dan Pangkalan Lesung, nasib para guru. Kesejahteraannya, peningkatan kualitas pendidikan anak-anak daerah haruslah lebih baik. Hanya dengan itu, kita bisa mengangkat lebih tinggi lagi prestasi Pelalawan, sesuai dengan visi Pelalawan Emas di bidang Pendidikan dan Sumber Daya Manusia,'' ungkap  aktivis Partai Amanat Nasional tersebut.

Tak hanya guru-guru yang sudah menjadi pegawai negeri, Kasmawati juga berjanji akan memperjuangkan nasib guru-guru swasta juga guru-guru honorer agar mendapatkan  hak dan perhatian yang lebih baik lagi dari pemerintah di masa yang akan datang. ''SELAMAT HARI GURU''(R11)
 

Terkini