Megawati tak Salami Paloh, PDIP Bantah Ada Keretakan, NasDem: Tak Usah Dibesar-besarkan

Rabu, 02 Oktober 2019 | 15:11:31 WIB
Megawati dan Surya Paloh/net

JAKARTA (RIAUSKY.COM) - Retaknya hubungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, sepertinya bukan sekadar isu. 

Momen dingin hubungan keduanya tertangkap kamera saat Megawati tak menoleh dan menyalami Surya kala keduanya menghadiri acara pelantikan anggota DPR/MPR, Senin (1/10).

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menegaskan bahwa hubungan keduanya masih baik. Menurutnya, momen itu terjadi karena banyaknya orang yang hadir pada acara pelantikan tersebut.

"Ketika dalam komunitas yang banyak orangnya ada yang salaman, ada yang tidak itu biasa. Ini kan di-frame seakan-akan ada rivalitas antara PDIP dan Nasdem," ujar Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).

Hendrawan menceritakan bahwa dirinya pernah mengalami hal yang serupa. Saat dirinya tak mendapat kesempatan untuk menyalami Megawati.

"Di DPP juga sering, pertama saya dengan dia misalnya duduk di belakang, Ibu (Megawati) lewat salaman, terus depan terus ada yang manggil lagi biasa," ujar Hendrawan.

Diketahui, Megawati Soekarnoputri tak menyalami Surya Paloh dalam acara pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, pada Selasa (1/10). Ia terlihat membuang muka saat melewati Surya Paloh.

Setelah melewati Surya Paloh, Megawati kembali menyalami tokoh-tokoh lain, yakni Wakil Presiden 2019-2024 Ma'ruf Amin. Serta, Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa.

Konflik antar keduanya diketahui mulai terjadi usai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Saat itu, Surya Paloh dianggap berupaya membuat poros ketiga, ketika ia mengundang ketua umum partai yang mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin ke kantornya.

Selanjutnya, konflik dinilai semakin besar saat Megawati mengundang Prabowo Subianto ke kediamannya. Sedangkan Surya Paloh mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke kantornya, pada hari yang sama.

Nasdem: Tak Usah Dibesar-besarkan

Namun, Ketua DPP Nasdem Martin Manurung memilih berprasangka baik atas kejadian itu.

"Ya kalau saya melihatnya mungkin tidak melihat saja, pas Ibu Mega menoleh ke kiri. Enggak usah terlalu dibesar-besarkan," ujar Martin di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (2/10).

Bagi Martin, yang terpenting Surya Paloh sudah berupaya untuk menyapa kedatangan Megawati dengan berdiri dari tempat duduknya. Memang dalam vidio yang beredar sebelum Megawati melintas di depannya, Surya Paloh sempat berdiri hendak berjabat tangan. Namun, justru Megawati malah menolehkan wajahnya. Praktis Surya Paloh langsung duduk kembali.

"Yang penting, dan Pak Surya juga sudah menunjukkan gesture berdiri kan, Ibu Mega pas lihat ke kiri. Nasdem selalu berprasangka baik," kata Martin.

Sebenarnya para tamu undangan yang merupakan petinggi-petinggi partai politik tidak hanya Surya Paloh yang tidak disalami Megawati. Yaitu putra dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Padahal, AHY telah menyapa Megawati lebih dulu, tapi keinginan AHY untuk berjabat tangan tidak direspons oleh Megawati. Justru, putri dari Presiden Soekarno itu malah memberikan salam kepada seseorang yang duduk di sebelah AHY. (R02)

Sumber: Republika.co.id

Terkini