Cegah Stunting, Asian Agri Gelar Penyuluhan dan Pemberian Makanan Sehat Bergizi

Senin, 07 Oktober 2019 | 21:42:34 WIB
Dokter perusahaan dan kaum ibu warga foto bersama selepas penyuluhan dan pemberian makanan sehat bergizi kepada ibu hamil.di Desa lalang Kabung, Pelalawan.

PANGKALANKERINCI (RIAUSKY.COM)- Mendukung upaya pemerintah untuk mencegah stunting atau penyakit kerdil, pada anak dan ibu hamil terutama di daerah pedesaan.

PT Asian Agri,melalui anak usahanya, PT Inti Indsawit Subut (IIS) Buatan menggelar kegiatan pemberian suplemen ibu hamil kepada warga masyarakat di Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten pelalawan, 4 Oktober 2019 lalu.

Selain itu, juga dilaksanakan pemberian penyuluhan terkait tentang pola hidup sehat semasa kehamilan yang diharapkan bisa mencegah terjadinya stunting.

Kegiatan ini dihadiri ratusan kaum ibu khususnya yang sedang dalam masa kehamilan.

"Pemberian gizi tambahan untuk ibu hamil kali ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Kami menyadari bahwa masa depan bangsa ini ada ditangan generasi muda, yang mungkin berasal dari kandungan ibu-ibu di sini,” ujar Lindu Simatupang, Humas PT IIS Buatan disela-sela kegiatan.

Sementara itu,  dokter perusahaan dr Zia Ulhaq  menyampaikan dengan memperhatikan kesehatan ibu dan janin saat dalam kandungan, dapat menurunkan angka kematian ibu, bayi dan resiko kelahiran bayi dengan berat badan rendah.

"Mengenalkan pentingnya gizi pada sast kehamilan akan berlanjut terhadap kesadaran para ibu-ibu pada kandungan gizi saat menyusui bayi nanti. Inilah langkah terbaik untuk pencegahan masalah stunting," ujar dr Zia.

Kepala Desa Lalang Kabung, Ahmad Ritonga mengucapkan terima kasih atas kegiatan sosial yang dilakukan Asian Agri dan anak perusahaannya.

Menurut dia, Asian Agri melalui unit bisnisnya PT IIS di Desa Lalang, memiliki komitmen dan kepedulian di bidang kesehatan melalui program CSR perusahaan.

"Untuk merealisasikan itu semua, pemerintah memiliki keterbatasan. Butuh juga kerjasama dengan berbagai pihak yang memiliki komitmen dan visi yang sama dalam hal kesehatan," kata kades.

Deni Mardalena, seorang ibu hamil (26) yang ikut kegiatan itu juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan, yang telah mengenalkan mereka pentingnya menjaga gizi saat kehamilan serta memberi tambahan gizi.

"Kami berharap tidak hanya ini saja pemberiannya, tapi tetap dilaksanakan secara rutin, supaya betul-betul terpenuhi gizi kami (ibu hamil), sehingga anak kami nanti dapat tumbuh dengan normal pascakelahiran," kata dia.(R02/r)
 


 

Terkini