Namanya Ditertawakan Erick Thohir, Ini Loh Bidang Usaha Garuda Tauberes...

Jumat, 13 Desember 2019 | 15:59:14 WIB
Ilustrasi

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Menteri BUMN Erick Thohir terbahak mengetahui Garuda Indonesia punya cucu usaha bernama Garuda Tauberes Indonesia.

Maklumlah, nama cucu usaha maskapai penerbangan pelat merah itu sepintas terdengar 'tahu beres' yang menurut lektur.id berarti tidak usah berpayah-payah sendiri alias mendapati segalanya sudah beres.

"Yang menarik, mohon maaf, buat saya sih menggelitik. Ada cucu Garuda namanya PT Garuda Tauberes Indonesia," ujar Erick sambil terbahak, Jumat (13/12/2019).

Erick mengaku belum mengetahui detail bidang usaha Garuda Tauberes Indonesia. 

Namun, penelusuran CNNIndonesia.com melalui situs resmi tauberes.co.id, perusahaan tersebut menawarkan layanan pengiriman dengan produk, kirim paket, kargo udara, serta belanja online.

Itu pun, belum semua layanan tersedia. Khusus untuk kargo udara, situs resmi menyebut layanan akan segera hadir. Harap maklum, perusahaan baru meluncur pada September 2019 lalu.

Dari situs dengan dominasi warna putih hijau itu, kantor Garuda Tauberes Indonesia terletak di Gedung Garuda Indonesia Jalan Gunung Sahari Raya Nomor 52, Jakarta.

Garuda Tauberes sendiri mempunyai aplikasi  digital 'tauberes' yang menghubungkan layanan kargo udara dengan agen pengiriman barang kepada masyarakat (end customers).

Adapun aplikasi Tauberes merupakan platform e-commerce yang menyediakan jasa pemesanan logistik, baik itu untuk kurir, air cargo gateway dan payment yang dikembangkan oleh PT Garuda Tauberes Indonesia (GTI).

Dilansir dari tribunnews.com, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal mengatakan, hadirnya aplikasi “tauberes” ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Garuda Indonesia Group dalam menyediakan inovasi layanan digital yang dapat menjawab kebutuhan pengguna jasa dalam memenuhi kebutuhan pengiriman barang secara cepat, tepat, dan efisien serta adaptif terhadap perkembangan teknologi Informasi.

"Perkembangan pesat industri e-commerce di Indonesia saat ini menjadikan sektor layanan logistik memiliki peran penting dalam menjembatani market e-commerce dengan masyarakat," kata dia di kantor Garuda Indonesia kebon sirih, Jakarta, Ranu (11/9/2019) lalu.

"Mengusung konsep smart logistic services, hadirnya aplikasi "tauberes" karya anak negeri ini kami harapkan dapat menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pengiriman barang secara online dengan basis layanan kargo udara yang terpercaya mulai dari akurasi waktu pengiriman, keamanan paket, hingga tarif yang kompetitif," lanjutmua.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Tauberes Indonesia (GTI), Albert Burhan mengatakan Tauberes merupakan aplikasi yang didesain sebagai one-stop logistic solution yang akan memiliki tiga fitur utama, yaitu Kirim Paket, Kargo Udara, dan Belanja Online.

"Dengan dilengkapi fitur tracking antar pulau yang terkoneksi dengan sistem layanan penerbangan (maskapai), platform “tauberes” ini akan memudahkan para pengguna jasa untuk memonitor pergerakan paket kiriman secara real time. Berbeda dengan aplikasi lainnya, melalui aplikasi ini nantinya paket juga akan dapat dimonitor pada saat di airport dan di pesawat sehingga pengiriman barang akan dapat dimonitor secara keseluruhan”, jelas Albert.

Menteri BUMN Erick Thohir sendiri  mengkritik  Ari Askhara menjabat sebagai komisaris dalam enam anak dan cucu usaha Garuda. termasuk di Garuda Tauberes Indonesia.

Ia pun  mengaku sedang melakukan review aturan rangkap jabatan.

"Karena itu sesuatu yang menurut saya tidak sehat. Masa sudah jadi dirut, jadi komisaris di banyak perusahaan," paparnya.

Berikut daftar perusahaan yang dijabat oleh Ari Askhara.

1.Komisaris Utama PT GMF AeroAsia (anak)
2. Komisaris Utama PT Citilink Indonesia (anak)
3. Komisaris Utama PT Aerofood Indonesia (cucu)
4. Komisaris Utama PT Garuda Energi Logistik & Komersil (cucu)
5.Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Air Charter (cucu)
6. Komisaris Utama PT Garuda Tauberes Indonesia (cucu).(R04)

 

Sumber berita: cnnindonesia/tribunnews

Terkini