Anak dan Menantu Maju Pilkada, Jokowi: Kompetisi Bisa Menang Bisa Kalah, Terserah Rakyat yang Memilih

Jumat, 13 Desember 2019 | 16:04:48 WIB
Jokowi berserta istri, anak, menantu dan cucunya/handover

RIAUSKY.COM - Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait dengan rencana anaknya Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Solo. Dia menyebut keputusan itu tanpa paksaan dan sepenuhnya dipilih Gibran.

"Kan sudah saya sampaikan bolak-balik, itu sudah menjadi keputusan (Gibran). Tanyakan langsung ke anaknya," ujarnya setelah meresmikan tol Jakarta–Cikampek II Elevated, Bekasi, kemarin (12/12).

Namun demikian, Jokowi juga menegaskan, pihaknya tidak bermaksud membangun dinasti politik. Meskipun Gibran dan menantunya, Bobby Nasution, maju dalam pilkada di Solo dan Medan. 

Dia berdalih, semua keputusan itu tidak dilakukan melalui penunjukan. Dan, siapa pun punya hak untuk dipilih.

Karena itu, dia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat. "Kompetisi bisa menang bisa kalah, terserah rakyat yang memiliki hak pilih," katanya.

Sebelumnya, di antara sekitar 980 relawan, Gibran mendaftar sebagai bakal calon wali kota Solo di DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Pendaftaran di ibu kota Jawa Tengah itu dilakukan lantaran pintu pendaftaran di DPC PDI Perjuangan Solo sudah ditutup.

Disisi lain, PDIP Solo sudah mengajukan Achmad Purnomo, wakil wali kota Solo sekarang, sebagai bacalon ke DPP PDIP. Berpasangan dengan Sekretaris DPC PDIP Solo Teguh Prakosa.

F.X. Hadi Rudyatmo, wali kota Solo sekarang, merupakan ketua DPC PDIP Solo. Persoalan pencalonan itu pula yang konon sempat membuat hubungan Rudy dengan Jokowi yang dulu berpasangan memimpin Solo –sebelum Jokowi memenangi Pemilihan Gubernur Jakarta 2012, kemudian memenangi pula Pemilihan Presiden 2014– jadi renggang.

Namun, Gibran membantah kabar tersebut. ”Yang jelas, saya dengan Pak Rudy dan semua pengurus di DPC PDI Perjuangan Solo tidak ada masalah apa-apa,” katanya di sela perjalanan menuju Semarang.

Gibran menambahkan, Rudy adalah sosok yang dia hormati. ”Pak Rudy orang pertama yang saya sowani, orang pertama yang saya minta izin dan konsultasi, dan Pak Rudy mengizinkan.”

Bagaimana kalau ternyata nanti DPP PDIP memasangkan Gibran dengan calon yang diajukan DPC PDIP Solo? “Kalau itu lihat nanti saja,” katanya. (R04)

Sumber: Jawapos.com

Terkini