TANAH PUTIH (RIAUSKY.COM) - Seminggu diguyur hujan bukan hanya banjir yang di alami warga Kabupten Rohil khususnya Kecamatan Tanah Putih Kelurahan Sedinginan. Akibat curah hujan dengan intenstitas tinggi memberi dampak buruk bagi petani karet Rohil.
Bagaimana tidak saat ini petani karet menjerit alias kesusahan, sebab selain tidak bisa lagi menyadap karet harga karet saat ini juga anjlok.
Dari pantau media Riausky.com di Pasar Minggu di Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih, harga karet petani hanya berkisar sekitar Rp 7000/ kilogram.
Harga karet tidak sebanding dengan harga bahan pokok yang terus merangkak naik. Bahkan harga beras satu kilogram saja sudah mencapai Rp 10.000.
Petani berharap agar pemerintah Kabupaten Rohil, bisa memperhatikan nasib para petani saat ini.
Hendri Rambe, salah satu petani karet Desa Sintong Makmur mengatakan bahwa kehidupan sebagai petani karet semakin terpuruk, penghasilan dari menyadap tidak sebanding dengan harga bahan pokok yang semakin tinggi, kata Hendri Rambe.
"Satu kilogram karet hanya dihargai Rp 7000, mau makan apa kami lagi. Kalau di lihat dari kualitas karet petani sangat lah bagus. Saya mengharapkan Pemkab Rohil supaya mau memperhatikan kami sebagai petani karet," harap Rambe. (R15)