Ahok 'Dijagokan' di Ibu Kota Baru, Sandiaga Uno: Bukannya Dia Baru Jadi Komut Pertamina? Tadinya Saya Mau Komentari 100 Hari...

Ahad, 08 Maret 2020 | 00:25:15 WIB
Sandiaga Uno. Foto: tribunnews.

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno  menanggapi masuknya nama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok dalam daftar kandidat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara.

"Pak Ahok bukannya baru jadi Komut (Komisaris Utama) Pertamina. Tugas berat Pak Ahok harus dicek dulu, hasil rekam jejak dia berbulan-bulan ini di Pertamina seperti apa," kata Sandiaga Uno di ‎kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Sandiaga Uno merasa banyak tugas Ahok yang perlu dilihat seperti pembenahan sektor migas, menghapus mafia migas, mengurangi impor, serta defisit perdagangan.

Meski begitu, Sandiaga Uno tetap memahami bahwa keputusan ‎siapa yang bakal menjadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru merupakan hak prerogatif presiden.

"Kepala Badan Otoritas itu prerogatif presiden dan saya kira, saya tidak komentar. Tadinya saya mau komentari setelah 100 hari jadi Komut. Apa capain-capaiannya, apakah produksi Pertamina naik dan bagaimana harga miyak dan gas bumi di pelosok," ujar Sandiaga dilaporkan tribunnews.

Terakhir Sandiaga merasa yang kini relevan diperbincangkan ialah bukan pergantian posisi atau jabatan melainkan esensi tugas dari seorang Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru.

Dimana Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru harus cepat ditunjuk presiden.

Dia memiliki tugas yang berat dan pembiayaan tinggi ‎membangun ibu kota baru sesuai harapan.(R04)

Terkini