KLARIFIKASI BERITA: PT ANTAM Pastikan Tak Ada 68 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kantornya

Rabu, 29 Juli 2020 | 13:56:41 WIB
Logo PT ANTAM/internet

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- PT ANTAM memberikan klarifikasi terkait pemberitaan 68 kasus Covid-19 yang disebutkan terjadi di Kantor PT ANTAM. 

PT ANTAM memastikan tidak ada kasus terkonfirmasi positif atas pekerja dan tenaga alih daya ANTAM di Kantor Pusat Jakarta. 

Informasi yang beredar di masyarakat yang menyebutkan adanya 68 kasus di ANTAM, dapat kami konfirmasi hal tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan data ANTAM. 

Per tanggal 26 Juli 2020, tidak ada kasus terkonfirmasi positif pekerja dan tenaga alih daya ANTAM di Kantor Pusat Jakarta.

Sebagai tambahan informasi, sejak pandemi Covid-19 meluas di Indonesia, ANTAM berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19. 

Selain melakukan rapid dan swab test kepada seluruh pegawai ANTAM yang ada di wilayah operasi, melalui program CSR, ANTAM juga melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

ANTAM senantiasa berkomitmen memastikan kegiatan operasional seluruh unit bisnis tetap berjalan untuk mempertahankan kegiatan operasional sebagai upaya mengurangi dampak
ekonomi di sekitar wilayah Perusahaan. 

ANTAM menjalankan protokol kesehatan secara ketat di area kerja tambang dan pabrik mulai dari penyediaan wastafel di luar gedung, hand sanitizer, kewajiban penggunaan masker, penerapan physical distancing, pemberian vitamin dan makanan suplemen tambahan kepada seluruh pegawai hingga cek suhu sebelum bekerja hingga melaksanakan rapid test maupun swab test untuk memastikan seluruh pekerja yang melakukan aktivitas pekerjaan bebas Covid-19.

ANTAM juga bersinergi dengan pemangku kepentingan dalam melakukan penanganan pandemi, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, pemberian bantuan portable handwash, APD untuk tenaga medis dan bantuan bahan makanan pokok, penyediaan Rumah Sakit Ready Covid-19 di Jakarta, pemberian PCR & reagent di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Raja Ampat.

Sebelumnya, kami mengutip dari salah satu media nasional ikut memberitakan tentang data kasus terkonfirmasi positif di sejumlah kantor kementerian dan BUMN di Jakarta. 

Atas kesalahan informasi ini, kami menyampaikan permohonan maaf dan menerbitkan klarifikasi berita ini sesuai dengan rilis klarifikasiyang kami terima pada kesempatan pertama.(R04/rls) 

Terkini