TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Berselang beberapa bulan pembuangan bayi di Hulu Kuantan, warga kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing), kembali dihebohkan pembuangan bayi dikelurahan Jao.
Hal itu dibenarkan Kapolres Kuantan Singingi AKBP Henky Poerwanto SH.MM Melalui Kapolsek Kuantan Tengah Kompol Taufik S. Saat dijumpai riausky,com di ruang kerjanya.
Menurut kapolsek Kompol Taufik S, Bayi malang berjenis kelamin perempuan itu dengan sengaja dibuang di belakang kantor Pengadilan Negeri Teluk Kuantan di lingkungan Jao Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Kuantan Tengah Selasa ( 01/09/2020).
Adapun bayi malang tersebut ditemukan pada pukul 07.30 Wib, oleh Muhammad Aski bin Domi Junitem yang hendak mengarit atau menyabit rumput di belakang kantor Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.
Kendati hal ini, kondisi ditemukan bayi Dalam keadaan telentang yang diselimuti kain panjang warna coklat, bayi tersebut di temukan dalam keadaan hidup.
Diperkirakan bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya namun motif ini belum bisa dipastikan apa penyebab, diperkirakan bayi berumur sekitar 1 (satu) hari, dengan Berat badan 1540 gram dan Panjang badan 40 cm bayi dalam kondisi dililit tali pusar.
Adapun kronologis ditemukan bayi tersebut adalah Pada saat itu Aski yang hendak mencari rumput, ia mendengar suara tangisan bayi, kemudian Aski lansung menuju ke sumber suara tangisan tersebut. setelah Aski melihat dan menemukan 1 (satu) orang bayi dalam keadaan terlentang di tutupi kain panjang.
Mengetahui hal tersebut, kemudian Aski bergegas pergi ke pengadilan negeri teluk kuantan untuk memberitahukan pihak pengadilan. Disana Aski berhasil menjumpai TAUFIK yang merupakan pegawai honorer pengadilan negeri taluk kuantan.
berselang tidak lama Aski dan Taufik lansung bergegas menuju ke bayi tersebut. kemudian Aski lansung memberitahukan ke pihak kepolisian untuk penyelamatan bayi malang tersebut.
Sekitar pukul 07.10 wib, datang personil pihak kepolisian ke TKP, untuk memastikan laporan yang di maksud, pada saat itu pihak kepolisian menemukan bayi tersebut dalam keadaan hidup. Selanjutnya pihak kepolisian membawa bayi tersebut ke RSIA Milano untuk perawatan medis terhadap bayi yang tidak berdosa itu.ujarnya.(R12)